Gresik (beritajatim.com) – Penumpang di Terminal Bunder Gresik, kaget tiba-tiba didatangi polisi. Aparat penegak hukum itu, langsung menyebar saat ada bus datang. Warga yang berada di ruang tunggu sempat bertanya-tanya ada apa gerangan.
Namun, setelah salah satu anggota polisi berpakaian preman menjelaskan. Kedatangannya hanya cuma membagikan master, serta menghimbau tetap melakukan protokol kesehatan mengingat varian baru covid-19 masih ada.
Yusuf (45) salah satu penumpang asal Cerme yang hendak bepergian ke Tuban menuturkan, dirinya sempat kaget. Pasalnya, lupa membawa masker karena tergesa-gesa diburu waktu saat tiba di Terminal Bunder.
“Deg-degan juga didatangi polisi karena tak pakai masker. Tapi, setelah dijelaskan malah diberi masker sambil diingatkan sama polisi,” ujarnya, Rabu (2/11/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”terminal-bunder-gresik”]
Hal yang sama dialami oleh Purwanti (50). Ibu dua anak asal Kebomas, Gresik. Saat menunggu bus datang diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengenak masker.
“Saya kira sudah tak ada covid-19. Terima kasih pak polisi sudah diingatkan,” katanya.
Sementara itu, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hepi yang memimpin patroli menyatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk Polri mendukung pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Covid-19 di wilayah Bunder, Gresik.
“Mengantisipasi covid-19 varian baru agar tidak terdeteksi dari warga yang berasal dari luar kota,” paparnya.
Perwira pertama Polri itu dihadapan warga menghimbau bahwa pandemi belum berakhir dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Jangan lupa tetap mengenakan masker saat beraktivitas diluar dan jangan lengah,” pungkasnya.
Kegiatan seperti ini lanjut dia, dilakukan lagi di sejumlah area publik. Tidak hanya di terminal bus tapi juga ditempat lain. (dny/ted)






