Surabaya (beritajatim.com) – Istilah blunder belakangan kembali banyak digunakan, terutama di media sosial.
Istilah blunder sering kali kita temukan ketika seseorang melakukan kesalahan. Lantas, apa yang sebenarnya dimaksud dengan blunder?
Istilah ‘blunder’ berasal dari bahasa Inggris dengan penulisan sama, yang artinya kesalahan besar, kesalahan ceroboh atau melakukan kesalahan fatal.
Pengertian Blunder
Melansir situs vocabulary.com, blunder artinya ‘an embarrassing mistake’ atau kesalahan yang memalukan.
Blunder biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang melakukan sesuatu tanpa pikir panjang, sebagai akibat dari kebodohan dan kecerobohannya sendiri.
BACA JUGA: DPC PKB Kota Kediri Gelar UKK untuk 32 Bacaleg
Contoh perilaku blunder
– Ketika seseorang menyalahkan orang lain atas sebuah situasi, namun akhirnya ketahuan bahwa dialah sebenarnya yang bersalah
– Ketika seseorang mengumumkan kesalahan atau aib orang lain, namun akhirnya ketahuan bahwa dia juga melakukan atau memiliki aib yang sama
– Ketika seseorang memanggil pacarnya dengan nama mantan, dan perilaku blunder lain yang berujung menjadi memalukan.
Bukan hanya digunakan dalam peristiwa sehari-hari. Blunder juga banyak digunakan dalam beberapa bidang olahraga, seperti sepak bola dan catur.
Pada contoh permainan sepak bola, pemain yang melakukan gol bunuh diri dan merugikan tim sendiri disebut sebagai blunder.
Sedangkan dalam permainan catur, blunder dipakai dalam menunjukkan kesalahan pemain di langkah awal atau pembukaan. Yang mana hal tersebut dapat berujung pada kekalahan di langkah-langkah bidak selanjutnya.
BACA JUGA: Anies, Aura Perubahan dan Battle Field di Jatim
Blunder juga biasanya digunakan orang-orang politik untuk menjatuhkan saingannya. Momen blunder ini dapat menjadi akhir karir seorang politikus, terutama jika ia melakukan kesalahan pada ucapan dan kebijakan.
Blunder biasanya terjadi pada orang-orang sebagai berikut:
– Tidak berpikir panjang (matang) sebelum bertindak atau berucap
– Pelakunya biasanya merasa diri paling benar meski sebenarnya salah. Namun akhirnya terpaksa mengakui kesalahan karena terpojok
– Terjadi akibat kecerobohan dan kelalaian sendiri, biasanya juga dilakukan karena tidak disengaja
Contoh momen blunder yang berujung kerugian dan menggangu karir, dapat diambil dari kasus beberapa publik figur.
Salah satunya, kasus Tri Suaka pada tahun 2022. Ia yang membuat video parodi seperti menghina Andika Kangen Band bersama dengan rekannya Zinidin Zidan.
Setelah video tersebut viral, keduanya pun langsung menjadi sasaran hujatan warganet hingga akhirnya melakukan permintaan maaf.
BACA JUGA: Sekjen PDI Perjuangan Lantik Pengurus DPD TMP Jatim
Tri Suaka sendiri mulai dikenal publik karena sering meng-cover lagu-lagu musisi Tanah Air di kanal YouTube miliknya.
Akibat kasus blundernya, karir Tri Suaka sempat terancam hancur karena bermasalah dengan musisi lainnya dan mulai menuai kebencian dari publik. (kai/ian)






