Pendidikan & Kesehatan

Universitas Ciputra Manfaatkan Siaran Radio untuk PJJ

Surabaya (beritajatim.com) – Selama pandemi, sistem pembelajaran berubah, dari konvensional menjadi lebih modern, salah satunya dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) via daring. Namun, pembelajaran via daring juga membutuhkan biaya untuk kuota internet dan lainnya.

Oleh karenanya Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (Fikom) Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. H. Burhan Bungin, memanfaatkan streaming radio bernama UC Fikom Radio sebagai media pembelajaran daring.

“Teknologi komunikasi memegang peranan penting, agar kualitas pendidikan lebih terjamin. Lebih jauh lagi, dengan pemanfaatan teknologi komunikasi, citra institusi kita juga akan terjaga,” ujarnya, Jumat (11/9/2020).

Fikom Universitas Ciputra, selama pandemi Covid-19 sudah mengembangkan streaming radio bernama UC Fikom Radio sebagai media pembelajaran daring. Dilengkapi piranti broadcast yang canggih, kelas daring UC Fikom Radio diminati mahasiswa.

Selain tidak membutuhkan kuota sebesar streaming video, pembelajaran melalui Radio lebih friendly. Streaming radio dapat membangun keintiman yang tidak bisa diperoleh melalui media lainnya. Radio juga memiliki kesederhanaan fitur yang membuatnya jauh lebih mudah diakses.

Kepala Program Studi Fikom, Hilda Yunita Wono, S.I.Kom, M.Med.Kom., menjelaskan, ada hal yang perlu dipersiapkan dalam mengelola kelas daring dengan memanfaatkan UC Fikom radio. Dosen wajib memberikan jadwal siaran dan materi kuliah terlebih dahulu melalui moodle atau aplikasi pembelajaran lainnya. Hal ini diperlukan agar mahasiswa dapat memiliki gambaran visual atas pembelajaran yang tidak dapat tersampaikan melalui siaran radio.

Selain itu, dosen melakukan siaran layaknya penyiar, dengan membagi materi ke dalam beberapa segmen atau sesi. Dalam segmen ini, dosen menyampaikan materi kepada mahasiswa. Selanjutnya pada jeda segmen, dosen dapat memutarkan lagu-lagu.

Saat lagu diputarkan, mahasiswa dapat menyampaikan pertanyaan atau diskusi melalui aplikasi chat melalui Whatsapp atau direct message di Instagram @uc_fikom. Jawaban dari pertanyaan mahasiswa, nantinya dapat dijawab dosen dalam segmen berikutnya. “Terkadang dosen dapat juga mengundang narasumber dari luar kampus, melalui sambungan telepon untuk menambah kekayaan materi bagi mahasiswa,” jelas Hilda Yunita Wono.

Setelah kelas daring berakhir, dosen dapat memberikan kuis atau tugas untuk mengukur apakah mahasiswa memahami materi yang sudah disampaikan. Tugas atau kuis ini sangat berguna agar mahasiswa berkonsentrasi dengan baik saat kelas daring berlangsung, juga membantu dosen untuk mengetahui efektivitas kelas.

Pemanfaatan streaming radio ini juga terbukti efektif dan mendapatkan feedback yang baik dari mahasiswa. Pembelajaran daring menggunakan teknologi komunikasi dan dapat menjadi alternatif yang baik untuk digunakan dalam masa pandemi seperti ini. “Orang tua mahasiswa juga dapat melihat bukti langsung pembelajaran daring dengan adanya teknologi ini,” tambah Kaprodi Fikom Universitas Ciputra Surabaya ini. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar