Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Tes SKD Sekolah Kedinasan Kemenhub Jalur Polbit di Poltekbang Surabaya Diikuti 1.780 Peserta

SKD Sekolah Kedinasan Kemenhub (ist)

Surabaya (beritajatim.com) – Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) 2022 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah dimulai. Sebanyak 1.780 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) jalur Pola Pembibitan (Polbit) yang digelar di Titik Lokasi Mandiri Kemenhub Surabaya 2-Politeknik Penerbangan Surabaya pada 26-29 Juni 2022.

Di hari pertama pada Minggu (26/6/2022), SKD dibagi dalam empat sesi yang diikuti460 peserta. Per sesi hanya diikuti oleh 115 peserta.

Selama mengerjakan tes mereka diberikan waktu 100 menit untuk 110 soal dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) dan passing grade 550. Soal SKD terdiri dari Tes Inteligensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Para peserta yang mengikuti tes dipantau langsung oleh Tim Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Direktur Poltekbang Surabaya M Andra Aditiyawarman mengatakan tes SKD ini diikuti sebanyak 1.780 peserta dari jumlah keseluruhan se-Indonesia sebanyak 30 ribuan. Para peserta akan memperebutkan 3.350 kursi yang tersebar di seluruh Matra (Darat, Laut, Udara) Sekolah Kedinasan di bawah naungan Kemenhub.

“Khusus di Surabaya yaitu di Poltekbang Surabaya ada 168 kursi yang diperebutkan. Nantinya akan ada tujuh kelas di jurusan MTU (Manajemen Transportasi Udara) dan TBL (Teknik Bangunan Landasan), masing-masing kelas akan diisi 24 taruna,” kata Andra, ditulis Senin (27/6/2022).

Pihaknya berharap bagi para peserta yang telah mendaftar dan mengikuti tes ini membulatkan tekad untuk masuk sekolah kedinasan yang sudah dituju.

“Semoga semuanya bisa mengerjakan soal ujian ini dengan baik dan yang penting ikhtiar ini juga mendapatkan restu dari orang tua dan tentunya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dimudahkan. Semoga lulus tes SKD semuanya,” imbuhnya.

Sebelum para peserta memasuki ruangan tes, yakni Gedung Serbaguna Poltekbang Surabaya, peserta wajib melakukan registrasi dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari masuk pintu gerbang wajib scan barcode Peduli Lindungi, menunjukkan bukti sudah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap, dilakukan body screening, kemudian mengisi absensi kehadiran, pembagian pin peserta lengkap dengan permintann face recognize bagi masing-masing peserta. Tak hanya itu, tempat tes juga telah disemprot desinfektan dan disegel sebelum pelaksaan tes digelar.

Dalam pelaksanaan tes di hari pertama tadi juga sempat dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait. Yaitu Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan dan Pengadaan Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenpan RB Aba Subagja dan Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub Capt Antoni Arif Priadi. Mereka meninjau ke dalam ruangan tes dan memberikan semangat kepada para peserta.

Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan dan Pengadaan Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenpan RB Aba Subagja mengatakan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melalui tahapan yang benar, seperti mengikuti tes SKD ini.

“Negara menginginkan orang-oranghebat yang masuknya dengan cara yang hebat juga. Jadi tanamkan pemikirannya potensi energi positif bahwa untuk menjadi Aparatur Sipil Negara harus dilakukan melalui proses yang berintegritas seperti yang sedang kalian lakukan saat ini, dengan mengikuti tes. Yang penting juga doa dari diri kalian sendiri dan orang tua, serta kepercayaan diri untuk bisa mengerjakan soal-soal ini. Semangat, semoga sukses kalian semua,” ujar Aba.

Calon siswa Sekolah Kedinasan Kemenhub sedang mengikuti SKD untuk tahun penerimaan 2022 (ist)

Sementara Sekretaris BPSDMP Capt Antoni Arif Priadi menilai pelaksanaan tes SKD di Poltekbang dinilai telah memenuhi standar yang baik dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Dari awal pintu masuk sampai ke tempat tes kita lihat tertib, tertata rapi, penerapan protokol kesehatan baik, ini memberikan gambaran ke masyarakat bahwa pelaksanaan tes transparan dan kantor pemerintahan itu bersih juga nyaman,” ungkap Antoni.

Diharapakan, para peserta yang lolos tes dan berhasil masuk menempati posisi di seluruh Sekolah Kedinasan dibawah Kemenhub memang orang-orang terbaik. “Kami berharap nilai SKD mereka ini tinggi-tinggi, semakin nilainya tinggi kita akan punya calon yang baik. Anak-anak ini nantinya kan menjadi tulang punggungnya negara dan pemerintah, maka pemerintahnya akan lebih baik juga,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam tes SKD hari pertama di Titik Lokasi Mandiri Kemenhub Surabaya 2-Poltekbang Surabaya ini total nilai tertinggi mencapai 454 dan terendah 87. [adg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar