Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) melangsungkan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (Oshika) untuk mahasiswa baru (maba) tahun 2023-2024. Oshika ini diikuti sebanyak 3.567 maba lintas agama, budaya, dan budaya.
Unisma tidak hanya menerima mahasiswa muslim, tetapi juga terdapat 20 mahasiswa non-muslim. Hal tersebut, kata Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., sebagai bukti bahwa Unisma sebagai kampus multikultural, kampus rahmatan lil’alamin, yang mengayomi perbedaan suku, agama, budaya, bahasa dengan prinsip bhineka Tunggal Ika.
“Insya Allah kami akan melakukan yang terbaik untuk amanah ini. Bagi mahasiswa yang Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu jangan kecil hati, karena Anda adalah Saudara Kita semua, dan juga memperoleh pelayanan sama dengan yang muslim, tidak akan kami bedakan,” kata Rektor saat sambutan.
Tahun 2023, lanjut Prof Maskuri, puluhan ribu anak negeri ingin studi di Unisma dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri. Namun hanya 3.567 orang yang terlayani dari 32 provinsi di Indonesia dan 36 mahasiswa merupakan mahasiswa asing yang berasal dari 8 negara.
“Dari 8 negara yaitu Rumania, Belgia, Yaman, Sudan, Korea, Palestina, Mesir, dan Timor Leste. Saat ini mahasiswa Unisma secara keseluruhan hampir mencapai 17.000 mahasiswa, mereka berasal dari 34 Provinsi di Indonesia dan 37 Negara,” terang Rektor.
Rektor berpesan kepada maba agar terus menempa diri. Status mahasiswa adalah kesempatan terbaik untuk memperluas perspektif dan memperluas jauh horizon, agar menjadi agen perubahan, sumber inovasi dan kreativitas, tenaga profesional, pemimpin perubahan dan menjadi warga bangsa yang bertanggung jawab.

Unisma siap menebarkan manfaat dan menghadirkan dampak positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara. Tujuan Unisma mencetak mahasiswa yang intelek, bermoral, berjiwa entrepreneur.
“Inilah saatnya menemukan harta karun dalam diri Saudara. Kenali dan lesatkan potensi Saudara. Gambarlah diri Saudara yang baru. Desain masa depan Saudara mulai hari ini. Kami, di Unisma Insyaallah siap mendampingi dan mengantarkan menuju sukses gemilang,” tegas Rektor.
Pembukaan tahun ini diwarnai dengan hadirnya maskot Oshika bernama Sisandia. Selain itu, Unisma memberikan penghargaan beasiswa kepada atlet kota Malang peraih medali emas Porprov VIII Jawa Timur cabang olahraga Sambo untuk kuliah gratis di Unisma.
Pemberian penghargaan dilakukan langsung oleh Rektor Unisma bersama jajaran dan Wali Kota Malang yang diundang memberi materi kepada maba. “Kami memberi beasiswa kepada mereka karena kami percaya mereka akan menjadi duta Unisma di ajang nasional maupun internasional,” tutup Prof Maskuri saat jumpa media. (dan/ted)






