Kediri (beritajatim.com) – Memasuki musim pancaroba, peternak di Kediri diimbau untuk mengantisipasi gangguan penyakit yang dapat menyerang hewan ternak.
Biasanya, kondisi perubahan iklim dan cuaca seperti sekarang ini menyebabkan hewan ternak rentan terserang berbagai macam penyakit.
Kepala DKPP Kota Kediri M. Ridwan mengimbau kepada masyarakat, agar senantiasa memantau dan menjaga kesehatan hewan ternaknya disaat memasuki musim pancaroba.
“Kami ingatkan agar pemilik hewan ternak selalu menjaga kebersihan kandang, yakni dengan memberikan disinfektan, dan memberikan makanan yang cukup serta bersih, atau tidak bercampur air hujan, dan juga pemberian penambahan vitamin hewan,” kata Ridwan, pada Selasa (14/11/2023).
Hal ini menurut Ridwan harus dilakukan, mengingat belakangan ini banyak ditemukan hewan ternak yang mulai terpapar flu, akibat pergatian musim.
Baca Juga : Cegah Stunting, Dinkes Kota Kediri Beri Santriwati Tablet Tambah Darah
Lebih lanjut, Ridwan mengaku, musim pancaroba tak hanya mengancam kesehatan hewan ternaknya, melainkan juga terhadap hewan unggas.
Perubahan musim berpengaruh terhadap daya tahan tubuh hewan ternak. Selain flu, jenis penyakit lain yang dapat menyerang hewan ternak adalah diare dan mencret-mencret.
Biasanya hal ini dipicu oleh pemberian pakan rumput yang masih basah. Itu tidak terlepas dari kebiasaan peternak yang menyakit rumput pada pagi hari, sehingga rumput yang didapat masih dalam kondisi basah.
Rumput yang masih basah mengandung kadar air tinggi dan serat kasar redah. Jika langsung diberikan ke hewan ternak, maka bisa mengalami kembung dan diare.
Rumput yang masih basah, apalagi jika disimpan di dalam karung semalam, akan memunculkan pucuk baru atau rumpyt muda. Jika disimpan dan dimakan hewan ternak bisa mengakibatkan diare.
Hewan ternak yang terserang diare, disarankan untuk dilakukan pengobatan. Bisa memakai pengobatan alami atau obat kimiawi yang terjual di toko pakan ternak. [nm/ted]






