Pendidikan & Kesehatan

KKN Untag Surabaya Garap Jejak Jenderal Sudirman di Ponorogo

Untag Surabaya
Tim mahasiswa KKN (Patriot Mengabdi) Untag Surabaya saat di Museum Jenderal Sudirman

Surabaya (beritajatim.com) – Pelestarian situs sejarah menjadi salah satu fokus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dalam mengabdi kepada masyarakat. Situs tersebut yakni jejak peninggalan Jenderal Sudirman di Ponorogo.

Terletak di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, di situ terdapat sebuah rumah yang dulunya menjadi tempat singgah Jenderal Sudirman selama operasi gerilya. Rumah tersebut merupakan peninggalan keluarga Mbah Ginut.

Diharapkan, dengan adanya pelestarian dan pengembangan lewat program KKN, situs bersejarah tersebut nantinya mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Sehingga, desa-desa di Ponorogo bisa naik kelas menjadi desa mandiri.

“Museum Rumah Singgah Jenderal Sudirman ini merupakan situs sejarah yang kami kembangkan lebih jauh untuk dapat menarik perhatian wisatawan,” ujar Ketua KKN Reguler Untag Surabaya, Drs Widiyatmo Ekoputro, Kamis (19/01/2023).

Tim mahasiswa KKN (Patriot Mengabdi) Untag Surabaya saat di Museum Jenderal Sudirman

Widi menjelaskan, pelaksanaan KKN tersebut hanya digelar selama 12 hari saja. Dalam kurun waktu tersebut, mahasiswa menggarap berbagai program seperti pengembangan UMKM, pengembangan desa pasca bencana, dan pelestarian situs.

Kendati demikian, hal tersebut tak serta merta mengurangi kesungguhan Untag Surabaya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Meski hanya berlangsung selama dua minggu, namun kegiatan ini dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berkelanjutan, sehingga pelaksanaannya menjadi maksimal dan efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngindeng, Bima Sakti Putra berharap ke depan kerjasama yang terjalin dengan Untag Surabaya ini akan terus berjalan. Terlebih, dalam pengembangan Museum Jenderal Sudirman. “Tentunya kami berharap kerja sama ini dapat terus berjalan ke depan,” harapnya. (ipl/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar