Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Bupati Jember: Ada Omicron, Masyarakat Tenang Saja

Bupati Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak perlu panik dengan hadirnya Covid varian omicron di Indonesia. Kuncinya pada vaksinasi dan kedisplinan protokol kesehatan.

“Omicron ini memang varian baru, dan masyarakat tenang saja, tidak perlu panik, bingung. Santai saja, jaga diri kita, karena varian apapun tergantung kita. Kalau kita tak mau jaga diri kita, ya risiko,” kata Bupati Hendy Siswanto, Rabu (5/1/2022).

Hendy menyebut vaksinasi penting untuk menaikkan kekebalan tubuh. ‘Kedua, masker wajib,” katanya.

Saat ini, vaksinasi di Jember sudah mencapai angka 65 persen. Ini membuat level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun menjadi level 2. Pemerintah Kabupaten Jember masih berupaya agar bisa mencapai level 1. “Vaksinasi tetap kami lakukan door to door. Meskipun door to door belum bisa maksimal, namun lebih mudah lagi mendapatkan sasaran daripada menunggu,” kata Hendy.

Hendy sudah dua kali melayangkan surat ke Menteri Kesehatan untuk mengoreksi target sasaran vaksinasi dari 1,9 juta menjadi 1,7 juta orang. “Target 1,9 juta orang sasaran ini perhitungannya dari jumlah penduduk langsung. Padahal jumlah penduduk kan harus dikurangi jumlah kematian, penduduk yang pindah, atau anak kecil yang waktu itu tidak perlu divaksin. Ketemunya penduduk Jember 2,4 juta orang. Kalau dikalikan 70 persen, ketemunya 1.7 juta orang,” katanya. Kalau permohonan koreksi itu dipenuhi, maka target sasaran vaksinasi di Jember sudah mencapai 75-78 persen.

Mangku Budi, juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Jember, mengapresiasi vaksinasi pertama Jember sudah mampu digenjot hingga mencapai 64 persen. “Mohon supaya vaksinasi pertama yang kurang sedikit ini bisa dikejar dan kampanye masif kesadaran masyarakat untuk vaksinasi yang kedua,” katanya.

Pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi booster atau vaksinasi ketiga pada 12 Januari untuk kabupaten/kota dengan capaian vaksinasi pertama sudah mencapai 70 persen dan vaksinasi 2 mencapai 60 persen. “Pemerintah harus serius menangani kesehatan warganya, karena dengan warga yang terlindungi kesehatannya akan mendukung kesuksesan segala visi dan misi yang bupati canangkan,” kata Mangku. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar