Pendidikan & Kesehatan

Bawa Surat Sehat, 2.500 Santri Kembali ke Ponpes Lirboyo

Kediri (beritajatim.com) – Ribuan santri dari berbagai daerah mulai kembali ke Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri untuk mengikuti pembelajaran. Pihak pesantren bersama Kepolisian dan TNI menerapkan protokol kesehatan dan pemeriksaan surat keterangan sehat terhadap mereka untuk mencegah penyebaran Covid- 19.

Dalam tahap pertama, pihak pesantren hanya menerima 2.500 santri dari wilayah Kediri dan sekitarnya. Penerapan protokol kesehatan, seperti jaga jarak dan penggunaan masker menjadi hal utama dalam penerimaan kembali para santri. Selain itu, mereka juga diwajibkan untuk membawa surat sehat dan telah melakukan isolasi mandiri dari pihak puskesmas.

“Setelah masuk ke dalam pondok pesantren, para santri akan dikarantina selama 14 hari di 2 gedung khusus. Rencananya, kami juga akan melakukan tes cepat Covid-19 secara acak kepada para santri,” kata Ping Abdul Muid, pengurus Ponpes Lirboyo Kediri.

Terpisah, AKBP Miko Indrayana, Kapolresta Kediri mengaku pihaknya bersama Kodim 0809 Kediri melakukan pengamanan dalam prosesi kembalinya santri ke pesantren. Ada 140-an personil yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

Virus Corona

Meski telah masuk kembali ke pesantren, namun proses kegiatan belajar mengajar baru akan dilakukan dalam satu bulan ke depan. Para santri juga akan menerapkan jaga sosial dan protokol kesehatan lainnya dalam aktivitas belajar mengajar.

Untuk diketahui, santri Ponpes Lirboyo Kediri sejumlah 25 ribu. Dalam tahap pertama ini baru 10 persen santri yang kembali. Mereka dari sekitar Kediri. [nm/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar