Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Jelang Libur Nataru 2022

Antisipasi Lonjakan Kasus Corona, Polres Probolinggo Tarik Rem Darurat

AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kapolres Probolinggo saat memberikan pernyataan di depan awak media.

Probolinggo (beritajatim.com) – Mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Polres Probolinggo menarik rem darurat dengan menutup sejumlah aktivitas sosial dan wisata. Hanya aktivitas keagamaan yang diizinkan oleh Kepolisian. Itu pun harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, keputusan membatasi aktivitas sosial masyarakat tersebut mengacu pada kebijakan pemerintah pusat yang akan memberlakukan PPKM level 3 serentak di seluruh Indonesia.

Kapolres melanjutkan, langkah itu juga diambil untuk mengantisipasi kedatangan turis dari luar daerah kesejumlah lokasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo. Mengingat lokasi wisata di Kabupaten Probolinggo cukup dikenal ke seluruh negeri, seperti kawasan Gunung Bromo, Snorkeling Pulau Gili Ketapang, Arung Jeram sungai Pekalen, dan beberapa pantai di pesisir utara.

“Guna mencegah lonjakan kasus Covid-19, terpaksa kami lakukan. Sebab pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 diprediksi akan membuat mobilitas masyarakat meningkat,” kata Arsya.

Tak lupa, Kapolres Probolinggo juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. [tr/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar