Sumenep (beritajatim.com) – Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terpilih menjadi salah satu pondok pesantren yang menjadi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Nur Cholis menjelaskan, pada 2023, pihaknya membangun 25 PLTS di pondok-pondok pesantren di Jawa Timur. 18 diantaranya telah selesai, dan 7 lainnya dalam proses.
“Pondok Pesantren Al Amien ini salah satunya. Kalau di Madura, dua dengan Syaichona Kholil Bangkalan,” katanya, Rabu (23/08/2023).
Menurutnya, Pondok Pesantren Al Amin ini terpilih menjadi lokasi PLTS mengingat pondok asuhan KH Fauzi Tijani ini merupakan salag satu pondok pesantren besar yang memiliki ribuan santri.
“Kami tentu saja berharap, PLTS ini bisa membantu pelaksanaan kegiatan di pondok ini. Kalau kapasitas PLTS 10.000 watt,” ujarnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat penyerahan bantuan dan peresmian PLTS Rooftop di Pondok Pesantren Al Amien mengungkapkan, saat ini harus memperbanyak PLTS, karena semangatnya adalah membangun energi baru terbarukan. Dengan demikian, perlahan harus meninggalkan yang fosil ke energi terbarukan.
“Pondok pesantren Al Amien ini nantinya akan menjadi referensi sebagai pondok yang telah berkomitmen mentransformasikan dari energi fosil ke energi terbarukan. ‘Renewable energy’ yang berasal dari proses alam berkelanjutan seperti memanfaatkan tenaga surya,” paparnya. [tem/but]
BACA JUGA:






