Malang (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melaunching Malangkota-CSIRT di Malang Creative Center pada Rabu (8/11/2023). Malangkota-CSIRT diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang.
Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan BSSN RI, Hasto Prastowo, dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi hadir dalam launching ini.
Malangkota-CSIRT adalah Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber yang telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022 tentang pelindungan infrastruktur informasi vital (IIV) dan Peraturan BSSN Nomor 10 Tahun 2020 tentang tim tanggap insiden siber.
Wahyu mengatakan, pemerintah harus lebih adaptif dalam memanfaatkan fenomena perubahan dan perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat. Pemerintah pusat sedang mendorong percepatan transformasi digital dengan diterbitkannya Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Tujuannya, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui sistem elektronik. Namun, dalam Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik, juga dapat menimbukan sebuah tantangan baru yaitu munculnya ancaman terhadap kemanan sistem yang dimiliki. Sehingga dibentuk sebuah tim yang akan bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan siber terhadap sistem elektronik yang dimiliki Pemkot Malang.
“Saya berharap dengan adanya tim ini, selain akan menjadi pengawas, juga akan melakukan penanggulangan dan pemulihan sehingga diharapkan insiden siber yang terjadi tidak akan pernah terulang kembali atau setidaknya dapat diminimalisir tingkat ancamannya” kata Wahyu dalam siaran pers Prokopim Kota Malang.
Wahyu mengatakan tim malangkota-CSIRT diharapkan dapat membuat ruang siber Pemkot Malang yang aman dan kondusif sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Selain diharapkan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Kota Malang.
“Mari kita wujudkan bersama kesadaran keamanan informasi, untuk menjaga dan mengamankan kinerja pelayan publik dalam mewujudkan dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang handal berkualitas dan terpercaya di Kota Malang,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Malang, Widianto mengatakan bahwa tujuan dibentuknya Malangkota-CSIRT untuk meminimalkan hingag mengendalikan kerusakan akibat insiden siber. Tim juga dituntut memberikan respons dan pemulihan yang efektif, serta mencegah terjadinya insiden di masa mendatang.
“Sepanjang tahun 2023, sejak bulan Januari sampai dengan Oktober domain malangkota.go.id telah mendapatkan serangan siber sebanyak 37 kali serangan; baik high level, medium level maupun low level; hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran Malangkota-CSIRT dalam mencegah terjadinya insiden tersebut di masa yang akan datang,” ujar Widianto. (luc/kun)
BACA JUGA: Alasan Pemkot Malang Hentikan Sementara Proyek WTP Sungai Bango






