Jember (beritajatim.com) – Singhasari Malang menjadi juru kunci klasemen sementara kompetisi sepak bola Liga 3 Zona Jawa Timur Grup J, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember. Setelah digulung Banyuwangi Putra 0-4, mereka dikalahkan Persipro 1954 0-1.
Choirul Huda, pelatih Singhasari, sudah puas dengan performa anak-anak asuhnya. “Kami punya peluang, tiga kali bola kena tiang gawang. Mungkin karena faktor ketenangan dan faktor luck,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persipro”]
Singhasari sebenarnya sempat mendominasi pada babak kedua, saat stamina pemain Persipro 1954 terkuras. Huda melakukan lima pergantian pemain yang lebih ofensif. “Cuma finishingnya kurang,” kata Huda.
Hanyedar Buyung Pratama, pemain belakang Singhasari, juga melihat timnya kurang beruntung. “Mungkin finishing harus dibenahi,” katanya.
Huda mengatakan, Singhasari berangkat ke Jember untuk memberikan pengalaman bertanding kepada para pemain muda. “Dua pertandingan, pemain yang sudah diberi kesempatan tapi tidak maksimal akan diganti pemain lain,” katanya.
Para pemain Singhasari sebenarnya sudah mulai percaya diri. Tapi ada sejumlah hal yang harus diperbaiki untuk menghadapi Persid Jember pada pertandingan berikutnya. “Ini sepak bola, mudah-mudahan pemain belajar. Saya berharap pemain tetap semangat menghadapi sisa pertandingan,” kata Huda. [wir/suf]






