Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri harus menelan kekalahan pahit di pekan ke-14 Liga 1 Indonesia usai takluk dari Persebaya Surabaya dengan skor telak 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (11/12/2024). Hasil ini membuat pelatih Persik, Marcelo Rospide, meluapkan kekecewaannya terhadap performa para pemainnya.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Marcelo mengkritik keras cara timnya bermain, terutama pada babak pertama ketika mereka kebobolan tiga gol dalam waktu singkat. “Saya sangat kecewa dengan kebobolan tiga gol di waktu yang cepat di babak pertama. Ini membuat pertandingan sore ini sangat sulit,” ungkap Marcelo.
Marcelo mengungkapkan bahwa timnya mencoba bangkit di babak kedua dengan meningkatkan intensitas serangan, namun hanya mampu mencetak satu gol melalui upaya keras pemain di babak pertama. Ia menegaskan pentingnya rasa tanggung jawab dari seluruh pemain atas performa buruk ini.
“Saya bilang kepada seluruh pemain harus bertanggung jawab. Tidak ada alasan untuk hasil seperti ini, termasuk soal tidak adanya dukungan suporter. Pemain seharusnya sudah memahami bagaimana sistem sepak bola,” tegasnya.
Marcelo juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh kepada seluruh pemain agar kekalahan besar seperti ini tidak terulang di masa depan. “Hasil seperti ini harus ada solusinya. Kami akan melakukan evaluasi mendalam demi perbaikan tim ke depan,” tambahnya.
Di sisi lain, salah satu pemain Persik Kediri, Nuri Fasa, turut menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung atas hasil buruk ini.
“Ini memang bukan hasil yang kita inginkan. Kami meminta maaf kepada suporter dan keluarga di Kediri,” ujar Nuri.
Sementara itu, Persebaya Surabaya kembali menunjukkan tajinya di hadapan ribuan pendukungnya. Tiga gol cepat di babak pertama menjadi kunci kemenangan besar ini. Kemenangan ini juga memperkuat posisi mereka di klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
Dengan kekalahan ini, Persik Kediri harus berbenah untuk menghadapi laga-laga berikutnya, sementara Persebaya semakin percaya diri menatap kompetisi ke depan. (way/ian)






