Surabaya (beritajatim.com) – Pelaku Gendam meneror Manukan, Surabaya, Minggu (06/08/2023). Anehnya, polisi mengaku belum menerima laporan walaupun korban telah mengantongi surat laporan dengan nomor LP-B/133/VIII/Res.1.11/2023/Reskrim/Surabaya/Polsek Tandes/Polrestabes Surabaya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Tandes, Kompol Zulkifli. Dihubungi Beritajatim terkait aksi begal motor dengan modus gendam ia mengaku belum menerima laporan.
“Belum ada laporan cak,” ujar Kompol Zulkifli, Selasa (08/08/2023).
Sementara itu, korban Ilham (40) menjelaskan ketika aksi begal dengan modus gendam itu terjadi, sepeda motornya sedang dikendarai oleh anaknya berinisial AN (15). Saat itu, AN pulang dari membeli Es Cao. Saat di jalan Manukan Mulyo, tepatnya di depan Godhong Jati, AN diberhentikan oleh dua orang yang mengendarai Honda PCX. Satu menggunakan masker, dan satu lagi menggunakan topi.
Kepada bocah yang masih duduk di bangku SMP itu, pelaku yang bertopi meminta tolong agar diantarkan ke rumahnya di Jalan Manukan Tama. Sedangkan, pelaku yang bermasker beralasan istrinya hendak melahirkan dan tidak sempat mengantar temannya pulang.
“Diantar anak saya ke dekat pondok pesantren di Manukan Tama sana mas. Terus anak saya disuruh menunggu,” ujar Ilham.
Baca Juga: Ranjau Sabu di Manukan Kulon, Kurir asal Gresik Hanya Dibayar 400 Ribu
Di pondok pesantren itu, Pelaku bertopi beralasan menunggu temannya. AN diminta menunggu sembari pelaku terus bergaya menelpon. Berselang 10 menit, pelaku meminjam motor korban dengan alasan teman pelaku tersebut mengalami kecelakaan. AN diberi uang Rp50 ribu dan disuruh menunggu pelaku begal bermodus gendam itu kembali. Namun, sudah ditunggu lama, pelaku tak kunjung kembali.
“Anak saya mengaku bingung dan linglung saat diajak bicara itu. Saya kaget, anak saya pulang jalan kaki dan menangis tanpa ada motor. Ternyata baru saja jadi korban,” tutur Ilham.
Kejadian ini telah dilaporkan ke Polsek Tandes. Ilham berharap agar pihak kepolisian bisa menemukan pelaku agar tidak terjadi korban lainnya. (ang/ted)






