Surabaya (beritajatim.com) – Sekretariat DPRD Surabaya melakukan tes urine terhadap 362 seluruh pegawainya meliputi ASN dan tenaga outsourching pada Senin (12/12/2022). Dari hasil tes urine menunjukan tujuh orang positif narkoba.
Menurut informasi yang diterima beritajatim.com, dari rencana 362 pegawai sekwan terdapat 36 pegawai yang belum melakukan tes urine dan masih menjadwalkan tes berikutnya.
Dia menyebut 7 pegawai sekwan DPRD Surabaya yang positif narkoba beralasan karena mengkonsumsi obat-obatan.
Namun, ada satu pegawai cleaning service perempuan yang dites hingga 3x tetapi tetap positif. Anehnya, dia tidak bisa menunjukan obat apa yang dikonsumsi.
“Ada 1 yang dites hingga 3x tetep positif dan tidak bisa menunjukan minum obat apa. Keterangannya pun mencla mencle, hingga menimbulkan kecurigaan,” kata sumber yang mewanti-wanti untuk tidak menyebut namanya, Selasa (13/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-surabaya”]
Akhirnya, suami dari pegawai kebersihan tersebut dipanggil untuk memastikan obat yang diminum. Dan, ternyata suaminya minum obat yang sama namun hasilnya negatif.
“Menurut keterangan pegawai cleaning service yang telah tes urine-nya tersebut mengandung morfin. Namun masih dipastikan, saat ini diambil lagi untuk tes labfor (laboratorium forensik) Polda (Jatim),” katanya.
Terpisah, Sekretaris DPRD Surabaya Muntandar mengaku pihaknya belum mengetahui hasil tersebut. Dia menyatakan, untuk hasilnya pihaknya masih menunggu laporan resmi BNNK Surabaya.
“Belum ada laporan hasil tes, karena apa? Karena sampai sejauh ini tidak ada laporan dari BNNK, masih belum. Dan ini tadi kan ada psikotes, jadi masih sangat mendesak. Untuk hasilnya kan kita belum dikasih tahu (yang posititif),” kata Muntandar, Selasa (13/12/2022) .
Ditanya terkait 36 pegawai sekwan yang belum tes urine, Muntandar menjelaskan bahwa mereka masih dinas luar. Pihaknya, sudah membuatkan surat ke BNNK Surabaya untuk melakukan tes urine susulan.
“Yang 36 belum tes urine karena mereka itu DL (dinas luar). Jadi saya buatkan surat susulan untuk ke BNNK Surabaya, ini sifatnya semua,” pungkasnya.[asg/ted]






