Jember (beritajatim.com) – PDI Perjuangan mendaftarkan sepuluh calon legislatif dari kalangan milenial kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (11/5/2023). Partai itu menargetkan perolehan 14 kursi di DPRD Kabupaten Jember, meningkat tujuh kursi dibandingkan Pemilu 2019.
Selain kaum milenial, PDIP mendaftarkan 20 caleg perempuan atau 40 persen dari kuota 50 caleg DPRD Jember. “Latar belakang caleg kami adalah aktivis, mantan aktivis, tokoh masyarakat di lingkungan masing-masing,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember Widarto.
Widarto memastikan, siapapun caleg PDIP, berangkat dari kaderisasi yang baik. “Kami partai kader,” katanya.
PDIP mempersiapkan sistem ‘commandante teritory’ untuk memenangi Pemilu 2024. “Kami ingin PDI Perjuangan di Jember untuk pertama kalinya menang,” kata Widarto. Sebelumnya PDIP memperoleh 13 kursi dalam Pemilu 1999, 9 kursi (Pemilu 2004), 6 kursi (Pemilu 2009), 7 kursi (Pemilu 2014), 7 kursi (Pemilu 2019).
Sementara itu, di tingkat nasional PDI Perjuangan menang tiga kali beruntun sejak 2014. “Kami harus merebut 14 kursi itu dan kami petakan di masing-masing daerah pemilihan,” kata Widarto.
Sementara untuk pemilihan kepala daerah, PDIP Jember akan melihat dinamika politik di pemilu legislatif. “Setidaknya kalau 20 persen kursi bisa kami rebut, ini memungkinkan kami mengusung kader semdiri. Jadi semuanya kami lihat di pemolu legislatif sebagai pijakan untuk pemilihan kepala daerah pada 27 November 2024,” kata Widarto. [wir]






