Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Desa Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro langsung melakukan kerja bakti paska kemunculan ular berukuran panjang sekitar enam meter yang melintas di jalan raya setempat pada, Kamis (10/3/2022) malam.
Kepala Desa Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Pujianto mengatakan, ular jenis piton yang diketahui muncul dan melintas di jalan raya itu sudah lama ada. Bahkan, sejumlah warga juga sering mengetahui kemunculan ular tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ular-bojonegoro”]
Ular tersebut diduga bersarang di sekitar sumber mata air di desa setempat. Namun keberadaan ular tersebut diakui tidak mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Bahkan warga setempat mengaku tidak mengenal kata resah atau takut jika tiba-tiba ular tersebut kembali muncul.
“Kemungkinan sudah puluhan tahun lebih berada di sini (sendang/sumber mata air). Keberadaan ular itu tidak mengganggu maupun memakan hewan ternak warga,” ujarnya, Sabtu (12/3/2022).
Kemunculan ular tersebut justru oleh warga dibaca sebagai pertanda agar masyarakat menjaga keseimbangan ekosistem alam. Sehingga pemerintah desa dan masyarakat setempat bersama instansi TNI, Polri melakukan kerja bakti membersihkan semak dan sampah yang berada di sekitar sendang Joko Cluntang di Dusun Ringinanom Desa Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. [lus/ted]






