Bangkalan (beritajatim.com) – Musibah kebakaran di Pasar Baru Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, terjadi sejak pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Kebakaran menyebabkan sejumlah sembako yang disiapkan untuk lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah hangus terbakar.
Salah satu pedagang sembako, Siti Khadijah mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, dirinya baru saja kulakan dan menurunkan barang ke tokonya. Ia tak menyangka ratusan karton minyak dan mie instan miliknya turut terbakar.
“Saya baru saja menurunkan barang ke toko itu sejam sebelum kebakaran terjadi. Ratusan minyak, mie, gula dan sembako itu rencananya stok untuk lebaran,” ujarnya, Rabu (12/4/2023).
Ia mengaku, saat menurunkan barang ke tokonya ia mencium bau kabel terbakar dari toko lain. Bahkan, ia melihat kepulan asap dari salah satu toko yang letaknya tak jauh dari tokonya.
“Melihat itu, saya langsung hubungi pemilik toko dan membuat laporan ke polsek minta bantuan untuk pemadaman,” tambahnya.
Tak lama kemudian, api muncul dan melalap sejumlah kios di pasar. Bahkan, toko miliknya menjadi korban amukan api dan menghanguskan ratusan kardus sembako miliknya.
“Hangus semua, di tempat saya salah satu gudang sembako dan itu hangus semua,” jelasnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/tawuran-sampang-10-remaja-diamankan-polisi/
Akibat kejadian tersebut, Siti Khadijah mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Kini ia hanya bisa melihat tokonya hangus dan sisa sembako yang terbakar di dalamnya.
“Ini musibah bagi kami para pedagang, apalagi rata-rata pedagang di sini baru saja menyetok barang untuk persiapan lebaran,” pungkasnya.
Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam. Namun, sejumlah titik api kecil masih nampak menyala di beberapa toko karena material minyak goreng membuat api bertahan dan sulit padam. [sar/but]






