Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pemilik toko air isi ulang dan peralatan kompor gas yang dikenal sebagai om Sinchan (61) di Jalan Manukan Tama, A3/6 ditemukan meninggal dunia bersimbah darah Jumat, (07/01/2021) pagi. Dari keterangan warga, diperkirakan Sinchan mati ditusuk pisau pada jam 04.00 WIB.
Kapolsek Tandes, Kompol Hendry Ibnu Indarto menjelaskan sampai saat ini pihaknya masih mendalami terkait identitas asli dan motif kejahatan. Ditanya soal perampokan, Hendri menyebutkan akan dikabarkan sesegera mungkin.
“Masih kami dalami, tetapi berdasarkan olah TKP tidak ada barang yang hilang,” ujar Hendry saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pembunuhan-surabaya”]
Dari informasi warga sekitar, ruko yang ditempati Sinchan bersama istrinya tersebut sempat terlihat terbuka pada pukul 03.45 WIB. Namun, tak lama berselang pintu malah tertutup.
“Sempat terbuka dengan listriknya mati mas. Ga berselang lama, ada ibu-ibu lari pagi itu kok terlihat kebuka, di ampiri kok darah sudah berceceran,” ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Pantauan Beritajatim, darah korban berceceran di seluruh ruangan. Mayat Sinchan pun ditemukan di belakang etalase. Saat ini, keluarga korban langsung dibawa oleh pihak kepolisian untuk penyidikan. Sementara itu, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Dr. Soetomo.(ang/ted)






