Olahraga

Liga 1 Bergulir Kembali, Pelatih Madura United Tak Suka Sistem Bubble

Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes.

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes mengaku tidak senang dengan rencana lanjutan kompetisi BRI Liga 1 yang akan kembali digulirkan dan menerapkan sistem bubble.

Hal tersebut disampaikan seiring dengan rencana kembali digulirkannya kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, khususnya akibat vakum selama dua bulan terakhir pasca adanya Tragedi Kanjuruhan.

“Kami sangat respek karena kompetisi bisa diputar lagi, tapi kami harus jujur jika memakai sistem bubble lagi, kami tidak senang sama sekali,” kata Fabio Lefundes, Sabtu (26/11/2022).

Ketidak senangan tersebut bukan tanpa alasan, sebab juru taktik berkebangsaan Brasil tersebut, juga sempat merasakan kompetisi dengan sistem terpusat saat pertama kali menangani Laskar Sape Kerrab, pada paruh musim sebelumnya.

“Jadi kami sudah tahu bagaimana rasanya berkompetisi dengan sistem bubble. Sekali lagi, kami tidak senang. Bermain tanpa suporter rasanya pasti tidak sama dengan bermain di hadapan suporter,” ungkapnya.

Terlebih pada awal musim ini, timnya juga tampil digdaya dalam beberapa laga penting khususnya saat bermain di hadapan suporter Madura Bersatu. “Tentu beberapa tim akan dirugikan dengan keputusan ini, terutama suporter,” imbuhnya.

“Kami akui, bahwa kami tidak bisa mengubah keputusan ini. Kami bukan manajer, dan kami tidak suka dengan sistem (bubble) ini. Tapi kami menghormati keputusan ini,” tegasnya.

Saat ini, Coach Fabio Lefundes masih berada di Brasil. Ia segera terbang dalam waktu dekat ke Indonesia, selanjutnya memimpin latihan skuad Madura United. [pin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar