Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menghadiri Wisuda Gemajuza (Gerakan Menghafal Juz Amma) dan Tahfidz jenjang SD-SMP-SMA (MI-MTs-MA) Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Graha Maja Tama (GMT). Sebanyak 650 wisudawan dan wisudawati dari berbagai sekolah di Kabupaten Mojokerto mengikuti prosesi wisuda tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu berharap ilmu Al-Qur’an yang telah dipelajari para peserta dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter yang baik dan akhlak mulia. “Semoga anak-anak bisa mengamalkan isinya, bisa mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya, Rabu (16/6/2026).
Sehingga anak-anak di Kabupaten Mojokerto tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Ia menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Hafalan yang telah dicapai tidak hanya menjadi prestasi akademik dan keagamaan.
Tetapi juga harus tercermin dalam perilaku dan sikap para pelajar. Atas capaian tersebut, Gus Barra memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia juga berharap program Gemajuza dan Tahfidz dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelajar pada tahun-tahun mendatang.
“Saya kira ini capaian yang sangat luar biasa sekali dan harus terus ditingkatkan. Bagi yang ingin menghafalkan sampai selesai, terus dilanjutkan hafalannya,” katanya.
Menutup sambutannya, Gus Barra menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Gemajuza 2026. Ia berharap hafalan dan ilmu yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Gemajuza yang telah diwisuda pada siang hari ini. Semoga apa yang telah dihafalkan, apa yang telah dibaca, dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Program Gemajuza merupakan inisiatif Jam’iyyatul Qurra Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) yang didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Program ini bertujuan menumbuhkan serta meningkatkan kecintaan para pelajar terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan menghafal dan mempelajari ayat-ayat suci. [tin/aje]






