Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya merasakan hal yang aneh dengan sanksi yang diberikan oleh Komite disiplin, meskipun hanya berupa teguran lisan namun harusnya pihak Komite Disiplin pertandingan tidak melakukan hal yang terjadi sesuai fakta dilapangan.
Menurut Yahya Alkatiri, Manajer Persebaya mengatakan banyak aspek yang menyayangkan teguran lisan yang dilakukan oleh komdis terhadap Persebaya, bukan hanya manajemen tapi suporter militan bajol ijo pun mengatakan hal yang serupa.
Pasalnya pihak Persebaya hanya mengatakan apa yang sebenarnya terjadi atas kecurangan yang di lakukan oleh wasit.
Hal ini termasuk aneh, pasalnya Komite Wasit PSSI hingga kini masih belum memberikan surat balasan pengajuan protes kecurangan yang dikirim oleh manajemen, namun manajer dan pelatih justru diberi sanksi.
“Terus terang saya kemarin kecewa, bonek pun juga kecewa yang bermasalah wasit kenapa saya dan pelatih yang ditegur dulu oleh komdis pertandingan. Meskipun ini hanya teguran keras harusnya mereka juga melakukan hal yang serupa, Komite Wasit harusnya dengan cepat melakukan hal yang sama karena kecurangan wasit yang memimpin pertandingan melakukan kecurangan,” ungkap Yahya, Senin (19/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya-surabaya”]
Lebih lanjut dikatakan Yahya, meskipun teguran keras ini tidak mengarah ke denda tim, namun jika dilakukan kesalahan kedua tentunya akan berdampak denda pada timnya.
“Sampai detik ini hanya teguran saja tidak mengarah ke denda sih tapi kalau di ulang bisa saja akan kena denda,” imbuhnya,
Kondisi sepak bola Indonesia yang semakin menurun Kualitasnya dengan banyaknya kecurangan perangkat pertandingannya harusnya segera dilakukan perbaikan. (way/ted)






