Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah odong-odong nyungsep ke sungai di wilayah Waru, Sidoarjo, Senin (11/9/2023). Akibatnya 15 penumpang menjadi korban luka. 10 orang dilarikan ke Puskesmas Gunung Anyar dan 5 orang lainnya ke RSI Jemursari.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan TKP kecelakaan odong-odong itu merupakan batas kota Surabaya-Sidoarjo. Namun, pihaknya yang menerima laporan dari warga tetap melakukan evakuasi.
Dari keterangan awal driver kendaraan mainan itu, kecelakaan itu bermula ketika odong-odong melintas di Jalan Raya Gunung Anyar (seberang pintu masuk Poltekpel) dan hendak putar balik. Namun, odong-odong tidak kuat menanjak karena beban penumpang.
“Di saat yang bersamaan juga ada dump truk di depannya. Jadi dia tidak bisa menguasai kendaraannya dan odong-odong terus meluncur hingga ke sungai,” ujar Buyung, Senin (11/9/2023).
BACA JUGA:
Jembatan Shiratal Mustaqim Kali Klurak Candi Sidoarjo Sudah 35 Persen
Mendapati odong-odong penuh dengan penumpang itu masuk sungai, warga melapor ke call center 112. Setelah datang, petugas memprioritaskan untuk melakukan penyelamatan kepada 15 penumpang.
Setelah dilakukan pendataan, 5 orang harus dirujuk ke RSI Jemursari karena mengalami indikasi dislokasi tulang. “Sedangkan 10 orang lalu dibawa ke Puskesmas Gunung Anyar karena yang terdekat di situ,” imbuh Buyung.
Dari peristiwa ini, 6 anak-anak menjadi korban. Mereka dalam kondisi sadar dan mengalami luka lecet.
BACA JUGA:
Gus Muhdlor Ajak Ribuan Anak Yatim Doakan Sidoarjo Berkah, Aman dan Sejahtera
Saat ini, Polsek Waru sedang memeriksa pengemudi odong-odong bernama Sukiman (60), warga Wonoayu, Sidoarjo.
“Tadi anggota kami sempat membantu rekan BPBD untuk evakuasi dan pendataan korban namun karena TKP masuk di wilayah Polsek Waru maka penanganan lebih lanjut dilaksanakan di sana,” ujar Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Roni Ismullah. [ang/beq]






