Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember menjaga asa untuk menjadi juara Grup C penyisihan cabang sepak bola Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur. Anak asuhan M. Rofiq ini berhasil mengalahkan Kabupaten Pasuruan 1-0 di Stadion Notohadinegoro, Jember, Senin (20/6/2022).
Gol melalui kepala dicetak Bagas Prasetyo Wicaksono yang memperoleh umpan lambung dari Richard Arbed Anderson pada menit 27. Kemenangan ini disambut nyala cerawat (flare) suporter Jember di tribun selatan. “Ini pertandingan yang melelahkan. Temponya cukup tinggi,” kata Richard, saat konferensi pers usai pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Agung Setiawan dari Lamongan, kedua tim berjual-beli serangan. Tak terlihat upaya pemain dari dua tim untuk menyusun serangan secara terencana dari belakang ke depan melalui operan kaki ke kaki (build-up play). Sebaliknya, mereka sama-sama melakukan serangan frontal langsung ke area pertahanan lawan (direct football).
Tak banyak sentuhan bola dilakukan antarpemain. Bola langsung diumpankan lambung ke area pertahanan lawan untuk diperebutkan penyerang dan pemain bertahan. Sepintas kedua tim bermain seperti pola klasik sepak bola Inggris ‘kick and rush’ yang memang menguras stamina.
Rofiq berdalih kondisi lapangan yang membuatnya harus memasang taktik direct football. “Lapangan kurang mendukung kami melakukan build-up serangan terlalu lama dari bawah. Diusahakan bola langsung mengalir ke depan,” katanya.
Richard mengakui susahnya menghadapi Pasuruan yang mengajak bermain dengan tempo tinggi sejak menit awal. Sejumlah pemain Jember beberapa kali terjatuh dan membuat tenaga medis masuk untuk melakukan perawatan. Ini membuat permainan terhenti dan memberikan kesempatan untuk pemain lainnya menarik napas panjang dan mengulur waktu, terutama saat Jember sudah unggul.
Permainan dengan intensitas tinggi ini tak urung membuat kiper Jember Galih Ismail mengalami cedera dan digantikan Rahmad Taufiq Hidayat pada menit 44. “Memang dari awal Galih diragukan. Tapi kami memaksakan dia. Ternyata memang ada masalah di lutut. Tidak bisa dipaksakan, karena kondisi lututnya untuk tumpuan meragukan. Untungnya kiper penggantinya cukup bagus. Dia masih baru, tapi penampilannya cukup menjanjikan,” kata Rofiq.
Rofiq menyebut pemain Jember sudah menjalan sebagian instruksi yang diberikan. “Cuma ada juga beberapa pemain yang masih kurang dan harus dibenahi pada waktu latihan,” katanya.
Sektor kiri pertahanan Jember adalah salah satu yang jadi catatan karena berkali-kali mendapat serangan lawan. Ini tak lepas dari absennya Indra Lesmana Suteja akibat kartu merah yang diperoleh pertandingan melawan Kota Malang, Jumat (17/6/2022). Rofiq terpaksa memasang Muhammad Samsul Arifin yang berposisi asli sebagai pemain sayap kiri. “Alhamdulillah masih bisa menutup lubang itu,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”porprov-jatim”]
Pelatih Kabupaten Pasuruan Subangkit mengakui kemenangan Jember. “Itulah sepak bola, harus ada yang kalah dan menang. Kebetulan hari ini kami kalah. Kami syukuri saja, karena masih ada satu pertandingan lagi melawan Kota Malang yang harus kami menangi,” katanya.
Legenda Persebaya Surabaya itu menyebut Jember bermain bagus. “Jadi kalau kami tidak bisa membalikkan keadaan, situasi dan kondisinya memang seperti ini. Tapi yang saya sayangkan mereka banyak mengulur-ulur waktu,” kata Subangkit.
Dengan kemenangan ini, Jember menduduki posisi teratas Grup C dengan nilai 4, disusul Pasuruan dan Jombang yang masing-masing memiliki nilai 3 dengan agregat gol 3-3, dan juru kunci diduduki Kota Malang dengan nilai 1.
Dalam pertandingan terakhir, Jember akan menghadapi Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Pasuruan akan menghadapi Kota Malang pada 23 Juni 2022. [wir/but]






