Blitar (beritajatim.com) – Khofifah Indar Parawansa angkat bicara soal posisinya di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Gubernur Jawa Timur tersebut menyebut bahwa dirinya sudah tidak aktif atau nonaktif di PBNU bersama 64 pengurus lainnya.
“Ada 64 orang yang dinonaktifkan pada masa kampanye ini,” ucap Khofifah menjawab soal PBNU, Blitar (25/01/24).
Khofifah pun menyebut bahwa dirinya juga akan kembali ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai masa kampanye berakhir. Artinya khofifah bakal aktif kembali di PBNU usai masa kampanye Pilpres 2024 berakhir.
Dengan begitu maka Khofifah bakal kembali menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU. Masa jabatan Khofifah sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU sendiri masih aktif hingga 2027 mendatang.
Diketahui Khofifah menjabat Ketua Umum PP Muslimat NU sejak tahun 2022 lalu. Kini untuk sementara waktu Gubernur Jawa Timur tersebut dinonaktifkan dari jabatannya oleh PBNU karena masuk dalam tim kampanye Paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran.
Namun begitu Khofifah bakal kembali ke jabatannya sebagai Ketum PP Muslimat NU usai masa kampanye Pilpres 2024 ini berakhir.
“Selesai masa kampanye nanti bakal balik lagi,” tegasnya. [owi/aje]






