Surabaya (beritajatim.com) – Dalam langkah awal kampanyenya, Ning Ais Asfar, calon legislatif muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya, memimpin ajakan untuk menciptakan Pemilu yang damai, nyaman, dan berwibawa. Fokusnya adalah menjaga kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia di tengah perhelatan demokrasi.
“Melangkah ke tahap kampanye Pemilu 2024, saya sebagai generasi muda mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pemilu yang menyenangkan, damai, dan produktif, demi kemajuan demokrasi Bangsa Indonesia,” ujar Ning Ais kepada beritajatim.com pada Rabu (29/11/2023).
Menurutnya, esensi Pemilu harus dibangun melalui dialog konstruktif yang membahas arah masa depan Indonesia. Ini harus didasarkan pada ide-ide konstruktif, bukan pada kebencian atau penyebaran fitnah dan hoaks.
“Pemilu 2024 menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, untuk lebih proaktif dalam berkontribusi, menciptakan ruang diskusi terkait tantangan bangsa dan mengawal kemajuan Indonesia,” tambahnya.
BACA JUGA:
Ning Ais Jubir Termuda Timnas AMIN Asal Surabaya
Ning Ais, yang juga lulusan Magister dari Universitas Cardiff, berharap akan terjadi kesinambungan di antara semua elemen, terutama peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Hal ini penting untuk mencegah polarisasi dengan menyajikan informasi yang terpercaya.
“Langkah ini diambil untuk mencegah informasi yang bersifat destruktif, hoaks, serta yang bisa memecah belah masyarakat,” ungkapnya, sebagai caleg Dapil 1 Surabaya.
Dia menyoroti bagaimana arus informasi yang besar dapat membingungkan antara berita yang benar dan hoaks. Oleh karena itu, menurutnya, semua elemen harus lebih bijak dalam menanggapi dan menilai informasi yang diterima.
“Reaksi yang terburu-buru terhadap informasi harus dihindari, dan penting untuk memahami dengan cermat, berkali-kali, apakah informasi tersebut benar atau hoaks,” ujar Ning Ais, yang saat ini sedang menempuh studi doktoral di Universitas Airlangga Surabaya.
BACA JUGA:
Peringati Hari Santri 2023, Ning Ais: Santri Harus Berjihad Intelektual
Selain itu, Ning Ais Asfar juga mengajak masyarakat Surabaya, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif dalam melawan hoaks dan menggalang Pemilu yang damai serta berintegritas dengan mengutamakan gagasan dan ide.
“Ayo, generasi muda yang dikenal sebagai mereka yang akrab dengan teknologi dan informasi, mari bersama-sama menjaga kesehatan demokrasi Indonesia dengan memerangi hoaks dan fitnah serta mendorong dialog ide, bukan pertarungan kebencian,” tutup Ning Ais Asfar. [asg/beq]






