Malang (beritajatim.com) – Warga dan pengguna jalan di kawasan Jembatan Soekarno-Hatta atau Suhat, Kota Malang, dihebohkan oleh seorang remaja laki-laki karena nekat bunuh diri. Dia lompat dari atas jembatan ke Sungai Brantas yang ada di bawahnya.
Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo mengatakan bahwa kejadian terjadi pada Jumat, (26/5/2023) sore. Seorang pria tiba-tiba lompat dari atas jembatan. Warga yang mengetahui langsung melapor ke polisi.
Polisi dan sejumlah relawan langsung datang ke lokasi untuk melakukan pencarian sekaligus evakuasi. Dia ditemukan dengan jarak 500 meter dari tempat dia lompat di atas jembatan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/jasad-pria-lamongan-yang-nekat-ceburkan-diri-ke-bengawan-solo-ditemukan/
Hasil identifikasi diketahui jenazah adalah TJS seorang remaja berusia 18 tahun. Sesuai kartu tanda penduduk dia adalah warga Kabupaten Malang dengan status sebagai pelajar atau mahasiswa. “Benar, meninggal dunia ditemukannya. Dari pencarian itu akhirnya ditemukan di 500 meter dari jembatan,” ujar Anton.
Anton mengungkapkan, bahwa ternyata TJS pernah melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Suhat pada Agustus 2023 silam. Saat itu, gagal karena ketahuan oleh warga. Polisi dan warga berhasil merayu agar TJS tidak nekat mengakhiri hidupnya.
Namun, kini TJS telah pergi untuk selamanya. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang untuk mendapatkan penanganan sebelum diserahkan ke keluarganya. “Dia orang yang sama yang mencoba lompat bunuh diri tahun lalu. Jadi waktu itu berhasil kami gagalkan percobaan bunuh diri di Jembatan Suhat Kota Malang,” tandasnya. (luc/kun)
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.






