Berbeda dari nasi goreng pada umumnya, menu ini tidak hanya disajikan dalam bentuk nasi berbumbu yang cenderung kering. Nasi goreng rawon tersebut tetap ditemani kuah rawon hangat, lengkap dengan pelengkap seperti tahu, tempe, dan telur asin.
Perpaduan itu menghadirkan pengalaman menyantap rawon dalam format yang lebih variatif, tanpa meninggalkan karakter rasa kluwek yang menjadi ciri khas hidangan tersebut.
Chef Harry menjelaskan, kunci kelezatan nasi goreng rawon terletak pada racikan bumbu halus yang dibuat sendiri. Bumbu tersebut disiapkan dengan takaran konsisten untuk menjaga cita rasa setiap sajian.
Pengolahan kluwek juga membutuhkan perhatian khusus agar rasa dan aroma langu tidak mendominasi hidangan. Sebelum digunakan, kluwek direbus dengan air panas, kemudian diblender dan ditumis hingga mengeluarkan aroma harum. Setelah itu, bahan tersebut dicampur dengan bumbu lainnya.
Teknik memasaknya pun berbeda dari nasi goreng biasa yang umumnya diawali dengan menumis bawang merah atau bawang putih.
“Untuk proses masak nasi gorengnya sendiri agak beda dari nasi goreng biasa yang diawali tumisan bawang merah atau bawang putih. Karena bumbu dasarnya sudah kaya rasa, kita tinggal memanaskan minyak, memasukkan telur, lalu langsung memasukkan bumbu rawonnya,” ujar Harry di Midtown Surabaya, Senin (19/10/2026).
Daging Sapi Dimasak Perlahan agar Empuk
Selain racikan bumbu, tekstur daging sapi menjadi bagian penting dalam sajian nasi goreng rawon ini. Harry mengatakan, daging dimasak tanpa menggunakan panci presto.
Daging sapi langsung direbus bersama bumbu rawon dengan teknik memasak lambat selama kurang lebih satu jam. Proses tersebut ditujukan untuk membantu bumbu meresap sekaligus menghasilkan tekstur daging yang lembut.
Menurut Harry, perpaduan bumbu kluwek dan daging sapi menjadi unsur penting untuk mempertahankan karakter rawon meskipun disajikan dalam bentuk nasi goreng.
Namun, inovasi ini juga memiliki tantangan tersendiri. Cita rasa kluwek yang kuat belum tentu sesuai dengan selera semua orang, terlebih nasi goreng rawon masih tergolong tidak umum dijumpai.
“Tantangannya memang di situ, karena nasi goreng rawon ini masih jarang. Jadi tantangannya adalah bagaimana mengombinasikan racikan bumbu kluwek agar rasanya pas dan bisa diterima oleh lebih banyak orang,” tutupnya.
Melalui menu nasi goreng rawon, cita rasa khas kuliner Jawa Timur dihadirkan dalam bentuk berbeda. Perpaduan nasi berbumbu rawon, daging sapi empuk, kuah hangat, dan pelengkap tradisional menjadi alternatif bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati rawon dengan cara yang tidak biasa. (way/ted)






