Malang (beritajatim.com) – Musim ikan diprediksi hingga mencapai bulan Oktober 2022 mendatang. Hal ini membuat nelayan Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pun sumringah. Hasil tangkapan ikan laut, khususnya ikan tuna melimpah.
“Sekarang lagi musim ikan tuna. Mulai bulan Maret lalu dan diperkirakan sampai bulan Oktober nanti,” kata Budi Ismianto, pengusaha ikan di TPI Sendangbiru, Jumat (10/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”nelayan”]
Budi menjelaskan, setiap hari rata-rata 20 ton sampai 50 ton ikan tuna yang didapat para nelayan. Itu hasil tangkapan 25 – 40 kapal skoci yang berlabuh ke Dermaga Sendangbiru. “Setiap kapal sekoci biasanya mendapatkan 1 ton sampai 3 ton ikan tuna. Tergantung dari rejeki yang didapat oleh para nelayan,” tuturnya.
Sementara untuk harga ikan tuna sendiri saat ini berkisar Rp 50 ribu – Rp 60 ribu per-kilogramnya. Itu untuk bobot satu ekor ikan tuna di atas 20 kilogram. “Kalau bobot ikan tuna di bawah 20 kilogram, harganya sudah beda lagi. Yakni sekitar Rp 30 ribu per-kilogramnya,” paparnya.
Hasil tangkapan ikan tuna nelayan Pantai Sendangbiru ini, tidak hanya mencukupi kebutuhan ikan di wilayah Malang Raya saja. Tetapi juga beberapa kota lain, seperti Bali, Jakarta dan Surabaya. (yog/kun)







