Jombang (beritajatim.com) – Musim haji tahun 1444 H telah berakhir, dan kini travel umrah di Jombang, Jawa Timur, telah memulai perjalanan jemaah ke tanah suci Makkah. PT Annisa Ahmada Travelindo menjadi salah satu biro perjalanan ibadah umrah yang melakukan itu.
Pada tanggal 6 Agustus 2023 mendatang, PT Annisa Ahmada Travelindo melakukan pemberangkatan perdana dengan mengantar sekitar 500 jemaah umrah. Namun, tidak berhenti di situ, pada bulan September 2023, mereka juga berencana untuk melakukan pemberangkatan dengan jumlah jemaah yang lebih besar, yaitu lebih dari seribu orang.
Pemberangkatan umrah sebelumnya tidak dilakukan pada bulan Juli karena bertepatan musim haji. Oleh karena itu, pemberangkatan perdana dilakukan lagi pada Agustus mendatang, seperti yang diungkapkan oleh Direktur PT Annisa Ahmada Travelindo, Hj Erny Khoirun Nisa, pada Senin (31/7/2023).
BACA JUGA:
Gagal Berangkat, Puluhan Jemaah Umroh di Kediri Laporkan Biro Travel
Hj Erny Khoirun Nisa, yang akrab dipanggil Ning Nisa, menekankan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Meskipun PT Annisa Ahmada Travelindo baru berdiri sekitar satu tahun di Jombang, namun mereka selalu berhasil memenuhi kuota pemberangkatan umrah karena animo yang tinggi dari calon jemaah.
Namun, dalam perjalanannya, bisnis ini juga mengalami tantangan. Pada September 2022, PT Annisa Ahmada Travelindo hampir gagal memberangkatkan 32 jemaah asal Kediri. Kejadian ini terjadi ketika Erny Khoirun Nisa, selaku pemilik PT Annisa Ahmada Travelindo, melakukan transaksi pembelian 32 tiket perjalanan umrah pergi pulang (PP) Indonesia–Arab Saudi senilai Rp554 juta kepada PT Raya Al Madinah, sebuah biro travel di Kabupaten Malang yang beralamat di Jalan Raya Kepuharjo, Karangploso.
Awalnya, telah disepakati bahwa jadwal pemberangkatan akan dilaksanakan pada tanggal 24 September, dengan pemulangan pada tanggal 9 Oktober untuk paket perjalanan selama 16 hari. Namun, PT Raya Al Madinah tiba-tiba membatalkan jadwal penerbangan tersebut dan mengalihkannya ke tanggal 28 September tanpa alasan yang jelas. Setelah adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, akhirnya jadwal penerbangan ditetapkan pada 28 September 2022.
BACA JUGA:
Gubernur Jatim Lepas Pemberangkatan Perdana Ibadah Umroh dari Bandara Juanda Sidoarjo
Namun, PT Raya Al Madinah lagi-lagi tidak dapat dipercaya karena tidak memberikan tiket yang telah dibeli dan menjadi sulit dihubungi. Hal ini menyebabkan PT Annisa Ahmada Travelindo harus membeli tiket lagi melalui agen lain. Akhirnya, pada 29 September 2022, 32 jemaah tersebut dapat berangkat.
Permasalahan ini sempat dibawa ranah hukum karena uang pembelian tiket yang sudah diserahkan ke PT Raya Al Madinah tidak kunjung dikembalikan. Namun, akhirnya PT Raya Al Madinah beritikad baik. Mereka mengembalikan uang tersebut dalam empat tahap angsuran, dan proses pengembalian tersebut berhasil diselesaikan pada Januari 2023.
“Saat ini, permasalahan tersebut sudah terselesaikan. PT Raya Al Madinah sudah melunasi uang Rp554 juta. Kami PT Annisa Ahmada Travelindo kembali berfokus pada memberikan layanan terbaik untuk para jemaah umrah,” tutur Ning Nisa. [suf]






