Lamongan (beritajatim.com) – Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-X MUI Kabupaten Lamongan 2022 digelar di Pendopo Lokatantra, pada Sabtu (17/12/2022) hari ini.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang berkesempatan untuk membuka kegiatan ini meyakini, pelaksanaan Musda MUI Lamongan kali ini bakal menghasilkan keputusan yang memang didedikasikan untuk kepentingan umat. Utamanya di Kabupaten Lamongan.
“Melalui Musyawarah Daerah X MUI ini, saya yakin dengan segala kekhidmatan, dengan segala kebijaksanaan, hasil Musda ini akan menelurkan sebuah keputusan-keputusan yang saya yakin semuanya itu didedikasikan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Lamongan,” tuturnya.
Yuhronur menjelaskan, keberhasilan dan prestasi yang diperoleh Kabupaten Lamongan ini tentunya tak lepas dari peran serta ulama. Para ulama terus berseiring membangun sinergi dengan pemerintah.
Sehingga, hubungan harmonis antara ulama dan umara’ Lamongan ini telah menyalurkan energi-energi besar yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah Lamongan berjalan dengan baik, proses pembangunan, proses kehidupan bermasyarakat, proses kehidupan bernegara, semuanya dalam dinamika yang baik. Tentu ini semua tidak lepas dari hubungan harmonis antara para ulama dan umara yang ada di Kabupaten Lamongan,” katanya.
“Juga tentu sinergitas yang terus dibangun ini melahirkan sebuah energi besar, yang energi itu kita persembahkan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lamongan,” tambahnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Lamongan ini juga mengajak para Ulama untuk terus bergandeng tangan dalam merealisasikan program kemaslahatan yang ada di Kabupaten Lamongan. Dengan begitu, Lamongan dapat menjadi kabupaten yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Lamongan”]
Sementara itu, KH. M. Roziqi yang mewakili Ketua MUI Jatim berharap, MUI dapat menjadi wadah untuk membahas dan memutuskan berbagai agenda penting bagi umat, menjadi penyejuk, menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat peran dan sumbangsihnya dalam kehidupan beragama.
Tak cukup itu, ungkap Roziqi, MUI juga diharapkan dapat membantu pemerintah dengan berjalan berseiringan demi kemaslahatan. Sekaligus MUI dapat menjadi forum penyerap aspirasi umat Islam dan membantu menyelesaikan persoalan umat yang ada.
“Saya yakin di sini (Lamongan) antara ulama dan umara’ hubungannya sudah luar biasa, mari kita tingkatkan, kita teruskan agar semakin harmonis. Progam hasil Musda nanti diharapkan merupakan program-program yang benar-benar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” terangnya. [riq/beq]







