Malang (beritajatim.com) – Mendirikan sebuah bisnis memerlukan riset yang cukup mendalam. Utamanya, jika bisnis bergerak di bidang food and beverages.
Seperti yang dilakukan Moringa Good, bisnis asal Probolinggo, Jawa Timur ini justru membuat produk pangan berbahan dasar daun kelor.
Bisnis tersebut dimulai pada tahun 2015 oleh Syaiful dan istrinya. Singkat cerita pada tahun 2021 bertemu dengan Ginanjar Widya Pamungkas dan berjalan bersama membangun bisnis Bersama hingga saat ini.
“Saya tertarik untuk membangun usaha bersama beliau berdua karena kesamaan visi untuk membuat lebih banyak orang hidup lebih sehat karena mengingat ibu saya meninggal dunia pada tahun 2020 karena Covid-19 Comorbid,” kata Ginanjar yang saat ini menjabat sebagai CEO Moringa Good..
“Disitu, saya merasa terpanggil dan ingin terus menjaga kesehatan diri sendiri dan orang-orang disekitar saya,” papar dia.

Menurutnya, bisnis tersebut bisa mengatasi permasalahan gizi dan nutrisi yang ada di lingkungan sekitar. Melihat angka obesitas, gizi buruk dan juga stunting saat ini yang cukup memprihatinkan membuat kami yakin untuk berkomitmen menciptakan solusi dari permasalahan tersebut .
“Akhirnya kami meluncurkan produk Moringa Good, dengan kemasan dan komposisi berbeda dari kompetitor. Setelah melakukan testing yang cukup panjang dengan para ahli gizi, alhasil kami memberanikan diri untuk merilis produk,” papar dia.
Saat ini, mereka memiliki beberapa produk yang berbahan dasar daun kelor. Di antaranya mi instan, teh dan coklat.
“Sampai saat ini, penjualan cukup signifikan, terjual sekitar 20 ribu pcs,” sambung pria kelahiran 1996 ini.
Olahan daun kelor ini, kata dia, bisa mencegah berbagai macam penyakit. Salah satunya, mengurangi dan meredakan penyakit autoimun dan kanker.
“Berdasarkan beberapa jurnal penelitian, molekul daun kelor bisa menetralkan potensi adanya penyakit dalam tubuh,” kata dia.
Baca Juga: Caleg PDIP Ghina Dengar Keluhan Warga Ngadas Probolinggo
Menurut pria yang akrab disapa Ginan ini, yang menjadi tantangan besar adalah memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa daun kelor tidak hanya identik dengan hal-hal berbau mistis.
“Tak hanya memberikan pengaruh yang baik bagi kesehatan. Melainkan, juga memberikan efek yang baik bagi kecantikan,” papar dia.
Produk yang saat ini sudah didistribusikan ke Jakarta, Jawa Timur hingga Bali melalui marketplace ini sudah memiliki sertifikasi P-IRT dan sudah tersertifikasi halal.
“Kami tidak main-main untuk membantu masyarakat untuk menjaga kesehatannya. Mulai dari mencegah berbagai penyakit pada tubuhnya serta membuat orang hidup jauh lebih sehat. Harapan kami, bisa memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat,” tandas dia. (ted)
=================
Konten kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






