Surabaya (beritajatim.com) – Dugaan kecurangan terus saja terjadi dalam beberapa laga terakhir lanjutan BRI Liga 1. Kali ini dugaan kecurangan wasit dirasakan oleh Persebaya Surabaya.
Adanya dugaan-dugaan kecurangan wasit ini membuat beberapa pihak menyayangkan kinerja perangkat pertandingan. Sebuah problem yang disarankan untuk dibahas secara serius pada saat KLB PSSI bulan Februari mendatang.
Yahya Alkatiri, Manajer Persebaya mengatakan, dengan beberapa kecurangan yang terjadi di Persebaya, diharapkan ada sebuah perbaikan dalam tubuh sepak bola Indonesia. Salah satu elemennya adalah kinerja wasit.
“intinya kami berharap ada perbaikan. Salah satu elemennya di wasit. Sudah dua kali pertandingan dicurangi. Seperti ini Persija lawan Madura dan Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung dan Persik Kediri lalu,” ungkap Yahya, Senin (19/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Keputusan wasit dinilai berakibat fatal bagi Persebaya. Sangat berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan.
“Ginanjar ini dua kali melakukan kesalahan, Armin ini juga lebih dari dua kali dan fatal. Di pertandingan Persebaya yang seharusnya mendapat penalti namun tidak diberikan. Logikanya jika dipimpin dengan wasit seperti ini, bagaimana masa depan sepak bola Indonesia. Jika terus-terusan Persebaya dicurangi seperti ini, bagaimana sepak bola kita? Semoga berbenah, kalau tidak, imbasnya bisa ke mana-mana,” tutupnya. [way/but]






