Surabaya (beritajatim.com) — Persiapan Persebaya Surabaya menyongsong bergulirnya kompetisi Liga 1 memasuki fase krusial. Memasuki pekan ketiga sesi pra-musim, tim pelatih terus menggembleng fisik dan taktik para penggawa Bajul Ijo demi mencapai performa puncak.
Meski mengakui masih banyak aspek yang harus dibenahi, manajemen dan tim pelatih optimis organisasi permainan Persebaya bakal berada dalam kondisi siap tempur saat kick-off dimulai pada Agustus mendatang.
Intensitas latihan yang sangat tinggi selama tiga minggu terakhir mulai menghadirkan tantangan tersendiri bagi ketahanan fisik pemain. Tim pelatih kini harus memutar otak dan bersikap lebih fleksibel agar kondisi skuad tidak tumbang akibat kelelahan berlebih.
Fokus utama tim kini terbagi ketat antara pemantapan skema permainan dan porsi pemulihan (recovery) yang seimbang.
“Saat ini kami menjalani sesi latihan selama hampir tiga minggu, dan seperti yang Anda lihat, terkadang kami tidak bisa berlatih secara maksimal karena harus fokus pada pemulihan,” ujar Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, pada Jumat (31/7/2026).
Juru taktik asal Portugal itu tidak menampik bahwa masih ada sejumlah celah dan kekurangan yang wajib diperbaiki secara bertahap. Namun, komitmen untuk menyempurnakan kualitas permainan di setiap lini terus berjalan tanpa kompromi.
Tavares meyakini grafik permainan anak asuhnya akan melonjak tajam seiring berjalannya waktu. Bulan Agustus pun diproyeksikan menjadi momentum pembuktian hasil kerja keras seluruh elemen tim.
“Ini adalah salah satu hal yang perlu kami tingkatkan, hal ini dan hal-hal lainnya. Namun saya yakin pada bulan Agustus nanti dan saat Liga 1 dimulai, tim dalam hal organisasi di seluruh lini akan meningkat dan menjadi lebih baik,” tegas Tavares penuh keyakinan.
Dengan sisa waktu persiapan yang makin tipis, Persebaya terus mematangkan kedalaman skuad demi mengamankan poin penuh di laga perdana kompetisi mendatang. [way/ian]






