Bangkalan (beritajatim.com) – Pasangan Mathur Husyairi-Jayus Salam (Mathur-Jayus) mendaftarkan diri menjadi peserta Pilkada 2024 ke KPU Bangkalan di menit-menit akhir jelang penutupan, Kamis, 29 Agustus 2024 malam. Pasangan ini mengakui sempat apa upaya penjegalan agar mereka tidak maju di Pilkada Bangkalan.
Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bangkalan, Mathur Husyairi, mengatakan dia dan Bacawabup Jayus Salam telah mengantongi rekomendasi dari sejumlah partai politik. Menurut Mathur, rekomendasi tersebut didapat beberapa hari sebelum masa pendaftaran Paslon Pilkada Bangkalan dibuka.
Sejumlah parpol memberikan rekom setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas pencalonan kepala daerah. Rekom tersebut menjadi bekal keduanya mendaftar ke KPU Bangkalan.
“Alhamdulilah kami akan terus maju, meski sempat ada fitnah bahwa kami hanya boneka, maka akan kami buktikan hingga sampai kemenangan nanti,” terangnya, Jumat, 30 Agustus 2024.
Mathur juga mengatakan jika sebelumnya ada upaya penjegalan dari sejumlah pihak agar dirinya tak mendapat rekom.
“Bahkan, orang tersebut berusaha membeli rekom itu dengan harga sangat tinggi agar partai itu tidak memberikan rekom pada saya,” tambahnya.
Ia berharap, pelaksanaan Pilkada November mendatang berlangsung jujur dan adil. Sebab menurutnya, seluruh calon memiliki tujuan yang sama yakni memperbaiki Bangkalan agar lebih baik.
“Saya rasa tujuannya sama, memperbaiki Bangkalan agar lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, pasangan Mathur=Jayus mendapatkan rekomendasi empat parpol non parlemen. Empat parpol terseut yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Golombang Rakyat (Gelora), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). [sar/beq]






