Surabaya (beritajatim.com) – Perkembangan teknologi mampu menciptakan sebuah fenomena baru yaitu era disruptif. Beberapa mengira ini hal terjadi pada pebisnis, namun sudah mulai merambah berbagai bidang.
Sebelumnya, mari kita pahami bersama bahwa era disruptif merupakan masa mulai bermunculan inovasi sehingga tidak terlihat atau disadari oleh organisasi, instansi, perusahaan, atau lembaga mapan. Maka dari itu, besar kemungkinan mengganggu jalan tatanan sistem lama bahkan ada potensi menghancurkan.
Untuk itu, setidaknya ada lima hal yang harus dilakukan seseorang di era disruptif seperti sekarang ini. Simak ulasannya berikut.
Keluar dari zona nyaman
Mungkin kalimat ini sudah banyak didengarkan bahkan temukan. Ini menjadi suatu penerapan penting dalam melakukan sesuatu. Ketika kita mulai keluar dari zona nyaman tentu saja ada berbagai hal baru yang dapat ditemukan. Apalagi perubahan yang terjadi, pasti memberikan sesuatu berbeda pada setiap keadaannya.
Sistem Saling Berbagi atau Komunikasi Secara Berkualitas
Komunikasi menjadi sesuatu kebutuhan sebagai manusia. Faktanya memang benar bahwa kita perlu membangun hubungan baik untuk bekerjasama dengan baik. Maka dari itu, untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik dapat mulai memberikan ruang diskusi satu sama lain dari memberikan tanggapan, masukan, saran bahkan teguran yang baik sehingga saling membangun..
Adanya Target dalam Bekerja dengan Tujuan yang Jelas
Tanpa disadari, namun sering terjadi adalah kita terlalu banyak berencana tanpa mengetahui dasar yang jelas. Dari setiap perencanaan yang dibuat tentu saja perlu adanya tujuan yang jelas.
Seperti untuk apa hal ini dilakukan, seperti apa kegiatan, target yang ingin dicapai baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Lebih baik mulai riset dan pengolahan data sehingga lebih terarah dan jelas.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Fokus pada Sesuatu yang Bermakna dan Berdampak
Kata kunci yang dapat membantu dalam membuat perencanaan dan tujuan. Seperti menciptakan hal menarik dengan berbagai kreativitas dengan tujuan yang berguna dan bermanfaat. Tidak perlu terlalu banyak pemikiran, cukup fokuskan pada satu hal tapi memberikan dampak yang besar dan baik.
Pilih Mentor Berpengalaman
Tentukan pembimbing dalam hidup lebih mudah mengarahkan. Maka dari itu, kita perlu menentukan seseorang yang sejalan dan se-visi dengan kita sehingga arahnya jelas dan tertuju. (PRD/ian)






