Ringkasan Berita:
- Martabak Madura Mak Ndut menjadi salah satu pilihan camilan malam di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya.
- Martabak dibuat dengan kulit tipis yang digoreng hingga renyah dan diisi telur, daun bawang, daging serta bihun.
- Pilihan isian lainnya meliputi usus, tetelan, wortel, ceker pedas hingga kulit pedas.
- Harga martabak dan maklor dibanderol mulai Rp3.000 hingga Rp15 ribu, tergantung pilihan isian.
Surabaya (beritajatim.com) – Bagi pencinta kuliner malam di Surabaya, Martabak Madura Mak Ndut di kawasan Jalan Tunjungan bisa menjadi salah satu pilihan untuk menikmati camilan dengan cita rasa gurih dan rempah khas Madura.
Aroma mentega dan rempah dari kedai tersebut mudah menarik perhatian orang yang melintas. Salah satu ciri khas Martabak Madura Mak Ndut Surabaya terletak pada kulitnya yang dibuat dari adonan khusus, ditarik hingga tipis, kemudian digoreng sampai menghasilkan tekstur renyah.
Martabak tersebut tersedia dengan beragam pilihan isian. Selain telur, terdapat bihun, usus, wortel, daging, tetelan, ceker pedas hingga kulit pedas. Kedai ini juga menyediakan menu maklor dengan berbagai kombinasi isian.
Nabila, warga Sidoarjo, merupakan salah satu pelanggan yang rutin membeli martabak tersebut. Ia mengaku hampir setiap pekan menyempatkan diri nongkrong di kawasan Tunjungan sekaligus membeli martabak.
Menurut Nabila, suasana kawasan Tunjungan menjadi salah satu alasan dirinya kerap datang. Ia juga menilai martabak Madura Tunjungan tersebut memiliki karakter berbeda, terutama karena penggunaan bihun sebagai salah satu isiannya.
“Di sini isiannya berlimpah dan perpaduan telurnya, daun bawang segar, serta cincangan daging pilihan diracik bersama bumbu rempah khas Madura yang meresap sempurna. Tidak pelit isian dan terasa gurih tebal di dalam,” ungkapnya, Rabu (9/9/2026).
Salah satu menu yang menurutnya menarik adalah martabak telur dengan isian bihun dan usus. Menu tersebut dapat disantap bersama sambal petis dan irisan timun.
“Martabak disantap bersama kuah cuka asam manis dan cocolan sambal petis khas Madura yang mantap, memberikan sensasi pedas, gurih, dan segar yang melejit di lidah,” imbuhnya.
Pemilik Martabak Madura Mak Ndut mengatakan resep yang digunakan merupakan resep turun-temurun. Kesegaran bahan dan racikan rempah menjadi bagian penting dalam proses pembuatannya.
“Resepnya turun-temurun, kunci utamanya ada di kesegaran bahan dan racikan bumbu rempah asli. Kami pastikan setiap porsi disajikan panas-panas,” ujarnya.
Pilihan menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari martabak bihun, usus bihun, wortel daging, ceker pedas, daging tetelan hingga kulit pedas. Untuk menu maklor, tersedia pilihan bihun, usus, tetelan, ceker pedas tanpa tulang, hingga usus tanpa bihun.
Harga Martabak Madura Mak Ndut Surabaya berada di kisaran Rp3.000 hingga Rp15 ribu, tergantung pilihan menu dan isian.
Kedai tersebut ramai didatangi pembeli sejak sore hingga malam hari, terutama mereka yang mencari camilan untuk dinikmati sendiri maupun bersama keluarga dan teman. [way/beq]






