Ngawi (beritajatim.com) – Seorang pria yang menjadi marbot masjid ditemukan meninggal dunia mengambang di kolam lele dekat rumahnya yakni Dusun Cung Belut RT 4 RW 11, Desa Semen, Paron, Ngawi, Jawa Timur, Senin (17/10/2022) pukul 18.00 WIB. Pria itu adalah Muhammad Sutrisno (54) warga setempat. Kuat dugaan Sutrisno meninggal dunia akibat penyakit epilepsinya kambuh hingga akhirnya tercebur ke kolam lele milik kakaknya hingga kemudian meninggal dunia.
Kapolsek Paron AKP Didik Supriyanto membenarkan kejadian itu. Usai mendapatkan laporan dari warga, pihaknya oun menuju lokasi dan mengamankan lokasi kejadian dan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekaligus memintai keterangan pihak keluarga.
Dari hasil pemeriksaan polisi, pihak keluarga mengungkapkan jika Sutrisno memiliki riwayat sakit epilepsi dan diabetes. Sebelum ditemukan meninggal dunia, Sutrisno pamit ke istrinya untuk pergi keluar rumah. Dia menuju ke rumah sang kakak yang tak jauh dari rumahnya.
“Namun, pihak keluarga mulai mencari-cari ketika saat menjelang Adzan Ashar, korban yang biasa menjadi.muadzin ini tidak kunjung pulang. Korban ini adalah seorang marbot masjid, dan biasanya mengumandangkan adzan di masjid dekat rumahnya saat Ashar,” kata AKP Didik pada beritajatim.com, Senin (17/10/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”meninggal”]
Hingga pada pukul 17.00 WIB kakaknya menemukan Sutrisno sudah mengambang di kolam lele saat sang kakak hendak memberi makan ikan. Sang kakak pun meminta tolong dan pihak perangkat desa melaporkan kejadian itu pada polisi.
“Diduga kuat korban meninggal tenggelam karena penyakit epilepsinya kambuh saat berada di dekat kolam. Akhirnya tercebur ke kolam dan meninggal dunia. Pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah dan meminta agar jenazah korban tidak diotopsi. Jenazah sudah kami serahkan pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat,” kata Didik.
Diketahui, Sutrisno adalah seorang petani dan kadang pergi ke kebun untuk mencari kayu bakar. Dia tinggal bersama anak dan istrinya dan sudah lama mengidap penyakit epilepsi dan belakangan juga dinyatakan menderita diabetes. (fiq/kun)






