Tuban (beritajatim.com) – Maling membobol tembok sebuah minimarket di Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, KabupatenTuban. Sukses membobol tembok, maling tersebut menggasak rokok, parfum, cokelat, hingga celana dalam.
Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (6/11/2023). Akibatnya, minimarket tersebut mengalami kerugian berkisar Rp26 juta.
Salah satu karyawan minimarket, Rosa menceritakan saat dia mengetahui tempat kerjanya dibobol maling. Awalnya, Rosa yang dapat jadwal shift pagi datang ke tempat kerja dan membuka toko pukul 05.45 WIB.
Saat itu, dia kaget melihat barang-barang dalam toko berantakan. Padahal, barang-barang tersebut selalu tertata rapi.
“Iya pas masuk kerja itu kok barang-barang berserakan, terus rak isinya rokok juga hilang,” ucap Rosa, Jumat (10/11/2023).
BACA JUGA:
Kapolres Tuban Sarankan Konser Denny Caknan di Stadion
Rosa langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepala toko. Kemudian, mereka memeriksa CCTV.
“Waktu kita cek ternyata malingnya lewat tembok belakang sebelah dengan cara dibobol,” terang Rosa.
Saat disinggung soal uang di brankas, Rosa mengatakan maling hanya mengambil sejumlah barang seperti rokok, coklat, parfume dan celana dalam.
“Kalau brankas aman, cuman rokok, coklat, parfum dan celana dalam saja yang diambil, lainnya tidak,” kata dia.
Pihak toko telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tuban. “Total kerugian sekitar Rp26 jutaan dan sudah lapor ke polisi,” paparnya.
BACA JUGA:
Sedekah Laut di Karangsari Tuban, Puluhan Kepala Sapi Dilarungkan ke Laut
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban Iptu Rianto membenarkan kejadian tersebut dan masih dalam tahap penyelidikan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan kita yang ada di lapangan, tinggal menunggu hasil penyelidikannya,” tutur Kasat Reskrim Polres Tuban.
Rianto menambahkan, Kepolisian tidak bisa gegabah dalam menangani kasus tersebut. Sebab, menurut dia, pelaku memang diindikasi merupakan spesialis pencurian minimarket.
“Mereka itu kemungkinan spesialis pencurian di toko-toko modern seperti Alfamart dan Indomaret, jadi mohon doanya, kami berusaha yang terbaik dalam penyelidikan ini dan segera kita ungkap,” pungkasnya. [ayu/beq]






