Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Ampel (FISIP UINSA) Surabaya mendatangi kantor DPD Partai Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya. Mereka datang ke Golkar dengan diantar salah seorang dosen pembimbingnya, Dr Andi Suwarko, S.Ag, MSi.
Ketua Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji mengaku senang dan berterima kasih kepada para mahasiswa FISIP UINSA Surabaya atas kunjungannya. “Tadi diskusinya cukup panjang dan cukup menarik karena keingintahuan mereka tentang dinamika politik pascapendaftaran capres/cawapres,” katanya.
Diskusi terutama menyangkut politik antara idealita dan realita politik. Sarmuji menegaskan, bahwa politik sebagaimana yang diistilahkan oleh filsuf Yunani adalah kebajikan paling tinggi. “Politik disebut sebagai kebajikan umum paling tinggi, karena hanya melalui politik urusan masyarakat bisa dikelola. Kita bisa berprofesi apa saja, tetapi kebijakan publik yang menyangkut orang banyak dihasilkan melalui politik,” tegasnya.
Diskusi berkembang menyikapi keputusan Partai Golkar mengusung Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo. Yang mengejutkan, tidak ada sikap antipati dari mahasiswa terhadap sosok Gibran.
Terhadap pencalonan Gibran, Sarmuji menjelaskan, bahwa semua berproses secara politik. Sebagai sebuah partai, tentu Golkar berharap Ketua Umum Airlangga Hartarto yang diusung sebagai cawapres. Juga ada nama lain seperti Erick Tohir dan Khofifah.
“Semua berproses dan tentu kami ingin Pak Airlangga sebagai cawapres. Tetapi politik adalah konsensus, karena ada nama lain juga yang diusung oleh partai lain. Akhirnya, dengan berbagai pertimbangan Mas Gibran yang dipilih,” tuturnya.
Sarmuji memastikan pilihan pada Gibran mempertimbangkan faktor elektoral. “Tampilnya Mas Gibran adalah simbolisasi kepercayaan terhadap anak muda, terutama yang sudah berpengalaman. Sekarang anak muda memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin bangsa. Kalau kesempatan saja tidak diberikan, kapan anak muda bisa membuktikan kemampuannya,” tandas Sarmuji.
Dia juga menegaskan, Golkar akan berjuang sampai pasangan Prabowo-Gibran menang. Wakil Ketua Komisi Vl DPR RI ini memastikan, DPD Golkar Provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia tentu akan tegak lurus dengan keputusan DPP. “Langkah kami selanjutnya akan menggaungkan dan mensosialisasikan ke masyarakat bawah untuk kemenangan Prabowo-Gibran,” pungkasnya. (tok/kun)
BACA JUGA: Gibran Cawapres Prabowo, Golkar Kota Mojokerto: Kami Tawadhu






