Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 400 mahasiswa jurusan Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2022 melakukan penanaman pohon di beberapa desa Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan pada hari Sabtu, 9 Desember 2023.
Lokasi penanaman pohon meliputi Desa Sukowidi, Bedagung, Panekan, Turi, Sumberdodol, dan Petak 51 RPH Bedagung. Diketahui, hutan di lokasi tersebut juga terdampak karhutla yang terjadi pada Oktober 2023 lalu.
Jenis pohon yang ditanam antara lain lerak, meranti, sogok telik, eboni, jambu biji, kapuk, eukaliptus, nogosari, kecrutan, asem, kluwih, mangium, dan lamtoro. Total ada 5.000 bibit yang ditanam oleh para mahasiswa didampingi TNI, Polri, dan masyarakat.
Kegiatan ini mengusung tema tentang ’22, Aku dan Kamu, Hijaukan Lawu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan kepedulian bersama tentang pentingnya menjaga hutan dan lingkungan, serta melakukan penanaman jenis-jenis tanaman langka yang mulai berkurang setiap tahunnya bersama masyarakat.
Penanaman pohon ini dilakukan dengan melibatkan dosen pembimbing, pihak kecamatan, polsek, koramil, desa, dan masyarakat setempat.
Camat Panekan Yanu Hari Wibowo menyambut baik kegiatan ini. Dia mengatakan bahwa kegiatan ini dapat membantu kembali menghijaukan lereng Lawu yang sempat terbakar di musim kemarau kemarin. “Kegiatan ini juga dapat meneduhkan beberapa titik lokasi yang menjadi tempat masyarakat umum berkumpul atau beraktivitas,” kata Yanu.
Yanu juga berharap bahwa kepedulian mahasiswa kehutanan UGM dapat menjadi inspirasi bagi yang lain. Ia juga berharap agar pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat bertahan hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat. [fiq/kun]
BACA JUGA: Kapolres Pamekasan AKBP Satria Permana Dimutasi sebagai Kapolres Magetan






