Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC sangat berambisi untuk kembali mendapatkan poin sempurna, khususnya pada dua pertandingan terakhir kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, BRI Liga 1 Musim 2021/2022.
Terlebih saat ini, mereka masih tertahan di posisi 10 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan sebanyak 38 poin dari 32 laga yang diljalani. Jumlah poin tersebut berkat hasil 9 kali menang, 11 kali imbang dan 12 kali menelan kekalahan.
Apalagi raihan poin tersebut relatif cukup tipis dengan raihan tim lain di bawah mereka, termasuk tim yang berada di zona merah. Sehingga mau tidak mau, mereka harus tampil maksimal dalam menjalani dua laga terakhir Liga 1 Musim 2021.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Tidak terkecuali saat tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, harus bentrok melawan tim peringkat 6 klasemen sementara, Borneo FC pada lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Jum’at (25/3/2022) sore. Sekaligus menutup hasil minor saat kontra Bali United di laga sebelumnya.
“Kita sudah melakukan berbagai persiapan untuk pertandingan ini, sehingga kita harus tetap fokus menyelesaikan dua pertandingan terakhir dengan meraih hasil maksimal,” kata Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes.
Sementara pada laga pamungkas BRI Liga 1, Madura United akan bentrok melawan Persikabo 1973 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Selasa (29/3/2022) mendatang. Sekaligus menjadi ajang menentukan bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. [pin/but]






