Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC tertahan di posisi 6 klasemen akhir kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, BRI Liga 1 Musik 2022-2023.
Kondisi tersebut meleset dari target awal yang dicanangkan, yakni 5 besar klasemen akhir kompetisi. Mereka tertinggal 3 poin dari Bali United FC yang finish di posisi 5 klasemen akhir kompetisi.
Bahkan tidak menutup kemungkinan, posisi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab justru diambil alih Persebaya Surabaya, yang saat ini berada di posisi 7 klasemen dengan dari total 33 laga yang dijalani.
Hingga akhir kompetisi, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, hanya mampu mengoleksi sebanyak 51 poin berkat hasil 14 kali menang, 9 kali imbang dan 11 kali menelan kekalahan dari 34 laga yang dijalani selama semusim.
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
Padahal pada awal kompetisi, mereka tampil impresif dan sempat memimpin klasemen dalam beberapa pekan kompetisi, bahkan hingga pertengahan musim.
Hanya saja mereka tampil melempem ketika kompetisi kembali bergulir di tengah ‘curat marut’ format kompetisi. Kondisi tersebut juga membuat Fabio Lefundes, terpaksa mundur sebagai juru taktik akibat hasil minor pada beberapa laga yang dijalani.
Asisten Pelatih Rakhmad Basuki, diplot mengisi posisi sebagai karateker pasca mundurnya Coach Fabio sebagai pelatih. Bahkan dalam beberapa laga yang dijalani, Madura United sempat kembali pada performa apik, sayang pada tiga laga terakhir justru kembali tampil kurang memuaskan. [pin/kun]
![Madura United Finish di Posisi 6 Klasemen Akhir Liga 1 Skuad Madura United FC berpose bersama usai menjalani laga terakhir Liga 1 di Stadion Pakansari Bogor, Kamis (13/4/2023). [Gambar: Madura United]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG_20230414_183547.jpg)





