Pamekasan (beritajatim.com) – Madura FC yang notenene tercatat sebagai klub kontestan Liga 3, mendapat pelajaran penting saat berujicoba melawan Madura United FC, di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Sabtu (14/8/2021) kemarin.
Pada laga bertajuk Derby Madura tersebut, tim binaan Salahuddin harus mengakui keunggulan tim kontestan Liga 1 berjuluk Laskar Sape Kerrab. Sebab mereka menyerah dengan skor telak, 3 gol tanpa balas melalui aksi pemain muda Madura United.
Bahkan Coach Salahuddin juga mengaku bersyukur mendapat pelajaran penting pada laga ujicoba tersebut. Terlebih skuadnya juga tampil agresif dan memberikan perlawanan maksimal selama pertandingan berlangsung.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-fc”]
Kondisi tersebut tentunya menjadi motivasi tersendiri untuk kembali menggembleng skuadnya agar segera kembali ke performa terbaik, khususnya menjelang kompetisi resmi bergulir. “Cara kerja kita sudah didapat, termasuk kekurangan tim,” kata Salahuddin.
“Kondisi kekurangan ini tentunya akan segera kita evaluasi. Terlebih berkat laga ini, kami sudah tahu kekurangan yang kita miliki. Hal ini tentunya akan jadi catatan penting untuk performa tim kedepan,”ungkapnya.
Selain itu pihaknya menilai kekalahan timnya tidak lepas dari kegagalan mempertahankan ritme permainan selama laga berlangsung. “Catatan penting, kondisi fisik pemain kita justru menurun. Sekalipun kita sempat memberikan perlawanan,” pungkasnya. [pin/kun]






