Bojonegoro (beritajatim.com) – Tembok penahan tanah (TPT) di Jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Kedungadem longsor. Dampak longsornya TPT tersebut, jalan cor yang menjadi jalur alternatif Bojonegoro – Jombang terancam putus.
Kepala Desa Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Juminto mengatakan, longsor TPT yang berdampak hingga bahu jalan itu sudah terjadi sejak sepekan lalu. Longsor diduga terjadi setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Setelah hujan tinggi itu, pertama tanah langsung ambles, saat dicek kedalamannya hanya satu meteran. Tapi kondisinya sekarang longsoran sudah sedalam empat meteran,” ujarnya, Jumat (25/3/2022).
Sementara Perangkat Desa Tumbrasanom, Sholikin menambahkan, longsor sepanjang kurang lebih 25 meter tersebut juga menggerus tanah di bawah jalan cor. Pemerintah desa bersama masyarakat memberi pembatas jalan agar tidak dilewati kendaraan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bojonegoro”]
“Sebagian pondasi telah amblas terbawa longsor tebing Sungai Barisan yang berada tepat di bawah jalan. Sewaktu-waktu bisa amblas lagi sehingga diberi pembatas seadanya,” jelasnya.
Kondisi tersebut menurut Sholikin sudah dilaporkan kepada dinas teknis terkait sehingga diharapkan segera ada penanganan. Apalagi mengingat, jalan tersebut merupakan jalan poros kecamatan dan menjadi jalan alternatif penghubung antara Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Jombang.
“Sudah dilaporkan dan PU Bina Marga dan sudah datang ke lokasi untuk melakukan evaluasi bersama pemerintah desa sebanyak dua kali,” pungkasnya. [lus/but]






