Banyuwangi (beritajatim.com) – Laut di Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi jadi spot mancing bertajuk Grajagan Festival Fishing. Sekitar 450 angler atau pemancing dari berbagai penjuru tanah air turut meramaikan festival ini.
Tidak hanya itu, event ini juga diikuti oleh sejumlah Angler Internasional. Di antaranya pemancing asal Malaysia, China, Australia, hingga Korea Selatan.
Para angler luar neger tersebut bakal beradu skill dengan pemancing nusantara seperti Jakarta, Kudus, Surabaya, Kalimantan Timur, Bali, Sumbawa, Lombok, dan lainnya. Kompetisi ini dibagi secara tim yang terdiri dari empat orang.
Cepi Anwar angler nasional yang juga host program Mancing Mania, menyebut laut Grajagan menawarkan sensasi mancing yang luar biasa. Selain indah, juga menyimpan potensi ikan yang besar.
Baca Juga: Bacaleg Gerindra Dukung Penuh Konsolidasi Akbar PBB untuk Prabowo Presiden 2024
“Laut Grajagan ini sangat indah dan kaya akan ikan-ikan besar yang menjadi tantangan bagi para angler. Teknik jigging ini sangat cocok untuk mencari sensasi mancing di laut dalam. Banyuwangi memang surganya sport fishing,” kata Cepi.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, mengatakan Banyuwangi memiliki banyak fishing ground yang menjadi pusat nelayan dengan berbagai aktivitasnya. Terlebih, daerah ini punya garis pantai yang cukup panjang.
“Banyuwangi memiliki garis pantai sepanjang 175 km yang memiliki potensi perikanan tangkap dan wisata bahari yang luar biasa. Kami ingin memperkenalkan Banyuwangi sebagai surga sport fishing dan lumbung ikan laut di Indonesia,” ucapnya.
Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Alief R. Kartiono, menjelaskan 110 tim yang masing-masing terdiri dari empat orang memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah.
“Ada 80 tim dari luar Banyuwangi, bahkan banyak pula yang dari luar negeri. Mereka sangat antusias mengikuti kompetisi ini karena tantangannya besar dan pemandangannya indah,” imbuh Alief.
Hasil akhir pada kompetisi ini, Ikan tangkapan terbesar jatuh kepada tim PNC Surabaya dengan jenis ikan kurisi bagong dengan berat total 21,2 kg. Hasil tersebut merupakan rekor baru dalam sejarah Grajagan Fishing Festival, karena dua kali lipat dari pemenang tahun lalu.
Baca Juga: Menang Tipis 2:3 atas Kota Pasuruan, Pelatih Kabupaten Mojokerto Sebut Anak Asuhnya Terpengaruh Wasit
Disusul, tim Sumber Jaya, Jember dan Fishing Wisata Banyuwangi yang mendapat ikan jenis GT dan tuna gigi anjing dengan berat masing-masing 10,9 kg dan 8,2 kg.
Selain kompetisi mancing, Grajagan Fishing Festival juga menggelar berbagai kegiatan sosial. Di antaranya, pemberian sertifikat atas hak tanah, dan asuransi BPJS kepada 300 nelayan setempat. (rin/ian)






