Bojonegoro (beritajatim.com) – Orang tua pembuang bayi di bawah pohon kelor Desa Sumberarum RT 11 RW 04 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro masih menjadi buron. Guna menelusuri keberadaan orang tua yang telah membuang bayi perempuan itu pihak kepolisian telah memeriksa sedikitnya lima saksi.
Kapolsek Dander AKP Jadmiko mengatakan, hingga saat ini sedikitnya sudah ada lima orang saksi yang dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku. “Lima orang saksi termasuk pelajar yang fotonya viral diduga pelaku, tapi itu tidak benar,” ujarnya, Jumat (30/9/2022).
Bahkan menurut kapolsek, satu orang saksi yang diketahui merupakan pelajar salah satu SMK Negeri tersebut, sempat dilakukan pemeriksaan kebidanan di Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, namun hasilnya tidak diketahui bekas melahirkan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bayi-dibuang”]
Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi juga berkoordinasi dengan kader Kesehatan desa dan bidan se Kecamatan Dander, untuk mencari data terutama terkait data orang hamil dan melahirkan di setiap desa. “Data dari kader kesehatan dan bidan tersebut bisa jadi petunjuk, untuk mencari siapa pelakunya,” tambahnya.
Sebelumnya, warga digegerkan dengan peristiwa ditemukanya bayi terbungkus kain di bawah pohon kelor, pada senin malam (26/9/2022). Bayi berjenis kelamin perempuan dengan bobot 2,7 kilo gram tersebut diduga batu saja dilahirkan, karena kondisinya masih berlumuran darah.
Saat ini sang bayi dalam kondisi sehat dan mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Dander, polisi juga berkooordinasi dengan Dinas Sosial Pemkab Bojonegoro dan Pemprov jatim, terkait keberlangsungan perawatan bayi. [lus/kun]






