Jember (beritajatim.com) – Terbakarnya hutan di lereng Argopuro, Kamis (5/10/2023) malam, membuat Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan milik Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, waspada. Manajemen Kahyangan tak ingin api merembet ke Kebun Gunung Pasang.
Direktur Utama Kahyangan Sofyan Sauri mengatakan, kebakaran terjadi di barat daya Kebun Gunung Pasang. “Itu kelihatannya di areal Perhutani. Tadi jam tujuh malam, teman-teman mengecek, ternyata di luar PDP,” jelasnya.
Menurut Sofyan, lokasi titik api masih jauh dari kawasan Kebun Gunung Pasang. “Tapi kami tetap waspadam karena merambatnya cepat. Kawan-kawan saya perintahkan berjaga dan terus memonitor,” katanya.
Jauh-jauh hari manajemen Kahyangan sudah melakukan sekian antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Tanggal 8 September 2023, Sofyan mengeluarkan surat edaran kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan.
Ada tujuh poin dalam surat edaran tersebut. Pada poin keenam, Sofyan memerintahkan semua petugas, terutama petugas keamanan kebun, untuk melakukan patroli dan mengantisipasi. Mereka diminta mendeteksi lahan-lahan yang rawan terbakar.
“Apabila terjadi kebakaran, bersikap tenang dan tidak panik. Segera lakukan upaya pengendalian. Hubungi layanan petugas pemadam kebakaran,” kata Sofyan.
Sofyan sempat khawatir kebakaran terjadi di lahan tebu Kebun Sumber Wadung. Manajemen terus melakukan sosialisasi. [wir]






