Surabaya (beritajatim.com) – Pembelajaran berbasis Kelompok Usaha Siswa (KUS) sudah menghasilkan lebih dari 2.126 produk yang layak saing.
Sejak terbentuk dua tahun terakhir, pendekatan berbasis KUS ini dinilai lebih efektif dan gesit kiprahnya.
“Saya lihat peserta DT (Doble Track) menjadi lebih kreatif. Mereka bisa membuat planning dan produk dengan lebih bagus. Kalau berjalan sendiri-sendiri, bila siswa ada hambatan atau ada kemacetan tidak ada teman diskusi. Dengan berkelompok siswa bisa saling mengisi dan saling melengkapi. Mereka bisa saling mengoreksi dan memberi ide untuk menjadi KUS yang baik,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan SMA Dindik Jatim Ety Prawesti, Rabu (10/8/2022).
Ety menyebut, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi (monev), sebanyak 1.541 KUS sudah terbentuk tahun ini. Artinya, pada tahun 2021 program SMA DT telah memiliki rintisan UMKM yang dibentuk sejak dini, saat di bangku SMA, sebaran KUS setiap bidang keterampilan.
“Sejak bulan April sampai September masing-masing KUS ini telah ditempa dengan beberapa program yang terstruktur dan terencana,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dindik-jatim”]
Dari jumlah KUS itu, lanjut Ety, mereka menghasilkan 2.126 produk dengan jumlah produk terbanyak pada bidang Tata Boga dan Multimedia selanjutnya disusul TKRO (Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif) dan Kecantikan.
Di samping itu, ada 755 produk unggulan yang dihasilkan oleh beberapa KUS, dengan kriteria produk selalu di pesan oleh masyarakat dan selalu terjadi transaksi yang berulang. “Kriteria lainnya yaitu produk tersebut sudah memiliki katalog produk KUS dan telah memiliki alamat toko online untuk pemesanannya,” tambahnya.
Ety merinci, di tahun ke empat pelaksanaan program SMA DT, sebanyak 158 lembaga sudah tergabung dan tersebar di 28 kabupaten. Dengan jumlah siswa sebanyak 14.052 siswa mendapat keterampilan tambahan.
“Dari ratusan lembaga yang tergabung, sebanyak 542 kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) kami bangun untuk kematangan keterampilan usaha siswa,” tandasnya. (ipl/ted)






